Pengamanan Waisak di Candi Muarojambi, Panitia: Tidak Perlu Khawatir, Ada TNI dan POLRI dan Banser



Minggu, 27 Mei 2018 - 09:00:11 WIB



Panitia Hari Waisak saat jumpa pers pada Sabtu (26/5/2018)
Panitia Hari Waisak saat jumpa pers pada Sabtu (26/5/2018)

JAMBERITA.COM- Panitia Waisak se-Sumatera menghimbau kepada umat Budha di Provinsi Jambi dan masyarakat Jambi pada umumnya untuk bisa menyaksikan perayaan Waisak di Candi Muarojambi pada 29 Mei mendatang. Karena ini tidak hanya perayaan keagamaan tapi juga menampilkan sejumlah pertunjukkan menarik.

Ketua Panitia Waisak se-Sumatera Rudy Chang mengatakan untuk pengamanan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak aparat baik TNI dan POLRI. Mereka menyatakan memberikan jaminan pengamanan selama kegiatan tersebut.

“Makanya, nanti setiap pengunjung akan melewati pemeriksaan. Ini juga untuk tujuan pengamanan,”kata Rudy.

Ia mengatakan, selain dari TNI dan POLRI, pihaknya sudah menerima bantuan pengamanan dari Banser GP Anshor. Pihaknya memberikan apresiais karena ini benar-benar sesuai dengan kebhinekaan negara. “Kami sangat memberikan apresiasi keikutsertaan Banser,”katanya.

Waisak umat Budha se-Sumatera kali ini mengangkat tema "Harmoni Dalam Kebhinekaan untuk memperkokoh keutuhan bangsa".

Acara akan diawali dengan membacakan doa untuk keselamatan bangsa dan Negara republik lndonesia. Berikutnya, ada Sendra Tari Atissa. Sendra Tari Atissa ini akan menceritakan perjalanan seorang guru besar dari lndia yang mencari ajaran tertinggi bodhi citta. "Cerita ini ternyata berada di jambi Candi Muaro Jambi dan berguru dengan seorang guru yang bernama Serlingpa dharmakirti yang merupakan keturunan syailendra, asli lndonesia," kata Rudy.

Selanjutnya, puncak acara waisak ini yaitu pada pukul 21:19:13 WIB dimana bulan mencapai bentuk dengan sempurna yang disebut dengan purnamasidhi, dan akan diakhiri dengan festival pelepasan lampion sebanyak 1.000 (seribu) buah.

Selain itu, pertunjukan yang dipersembahkan kepada umat dan tamu undangan akan dikemas dengan menggunaan teknologi tercanggih, lighting, video mapping, dan ini merupakan pertunjukan yang spektakuler di pertama di lndonesia.

Yang  tidak kalah penting setiap umat dan tamu undangan akan mendapatkan souvenir berupa lilin LED yang telah disiapkan oleh panitia.

"Jadilah orang yang pertama untuk menyaksikan sendra tari atissa, dan jangan lewatkan kesempatan yang hanya ada di Jambi," katanya.(sm)

 



Artikel Rekomendasi