Karena Ngamuk Para Pekerja Pecahi Batu



Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:14:29 WIB



REMBANG - Batu belah merupakan material yang harus selalu tersedia untuk pembuatan makadam, sehingga untuk tetap tersedianya pecahan batu di lokasi TMMD Reg ke 103 dibutuhkan tenaga ahli dalam pemecahan batu karena mayoritas batu yang diangkut oleh Dump Truck berupa batu blonthos ataupun gelondong.

Menyikapi hal tersebut TNI bekerjasama dengan Aparat Desa Pasedan mencari tenaga ahli pemecah batu diantaranya, Sukardi, pria paruh baya yang berasal dari Sidowayah, Pancur dengan dibantu anggota TNI. Hampir semua batu yang tertata adalah hasil dari keringatnya, seperti yang diungkapkan pada saat memecah batu di lokasi TMMD siang ini, Rabu (17/10).

Sukardi mengaku senang mendapatkan kepercayaan dari Personel TMMD pada kegiatan yang berlangsung di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang. Sukardi dalam mengerjakan pemecahan batu ini dibantu dengan 2 orang rekannya yaitu DJasmin dan Jamari. “Ini sudah menjadi tanggungjawab saya dan ini tentunya menjadi kebanggan tersendiri bisa turut andil dalam kegiatan membangun desa kali ini,” ujar Sukardi.

Sukardi mengatakan bahwa memecahkan batu-batu sudah menjadi hal yang biasa baginya. Bahkan, dirinya pernah memecahkan satu Dump Truck batu bulat dalam satu hari, yang digunakan untuk pembuatan jalan makadam. “Batu yang diambil dari lokasi Galian C kebanyakan batu yang belum dibelah. Jadi, Saya dan dua temanku ini yang harus mengerjakan pemecahan batu karena pekerjaan ini perlu keahlian khusus, jadi tidak semua orang bisa dengan mudah memecahkan batu”, tutur Sukardi lagi. (0720)

 

Dilaporkan oleh Nur Khamid, Kodim 0720/Rembang



Artikel Rekomendasi