Lansia Penjualan Es Doger Keliling di Kota Jambi Ini, Cerita Pernah Melawan Penyakit Stroke



Senin, 25 Februari 2019 - 16:52:14 WIB



JAMBERITA.COM - Kisah inspirasi dari seorang Mbah Arman yang sudah lanjut usia (lansia) sekaligus menyandang profesi sebagai pedagang Es Doger keliling di Kota Jambi dan sekitarnya sejak tahun 1967 silam

Mbah Arman yang kini sudah menginjak usia (75) tahun ini menceritakan pernah melawan penyakit stroke dengan cara alami. Karena ingin berobat ke rumah sakit atau mendapat penanganan medis itu terkendala dengan biaya.

"Tahun (2016) kemarin ni lah, saya berobat dengan cara sendiri karena biaya tidak ada untuk berobat ke rumah sakit," ungkapnya saat berbincang dengan jamberita.com sembari menyiapkan es Doger yang memesannya. Senin (25/2/2019).

Mbah Arman melawan strokenya dengan cara sendiri yaitu dengan cara berjalan tanpa alas kaki ketika pagi hari, siang dan sore. Itu menurutnya  bisa melancarkan peredaran darah serta mengeluarkan kadar gula.

"Macam itu tekad saya kalau mau sembuh, kalau mau berobat kerumah sakit manalah, saya tinggal di Broni Kelurahan Danau Sipin di Rt 15," ujarnya.

Selanjutnya, Mbah Arman mengaku dirinya berjualan keliling dengan mendorong gerobak es doger itu sejak tahun 1967 tahun lalu. Sekarang dirinya mengaku tinggal hanya dirinya yang masih setiap hari berkeliling.

"Jam 8 saya mulai keliling kadang sampai dengan penyengat rendah hingga ke dekat rumah sakit jiwa, sekarang tinggal sendiri, kalau dulu banyak kawan kawan yang berjualan tapi sudah banyak yang meninggal," terangnya.

Mengenai pendapatan, Mbah mengatakan untuk menghidupi 5 anak dan 1 istri, dulu kondisi Kota Jambi ini kata Mbah Arman masih banyaknya babi hutan yang berkeliaran. "Kalau penjualan itu kadang banyak kadang tidak, kalau lagi beruntung itu sampai dengan Rp.400ribu perhari," jelasnya.

Kalau sekarang ini menurut Mbah Arman, ekonomi tengah merosot ditambah lagi kurangnya hasil pertanian. Jika hasil pertanian itu mahal, maka akan dapat memicu penjualan Es Dogernya lancar untuk dijual.

"Kalau orang jualan (es Doger) ini tergantung hasil pertanian, kalau pertanian mahal, lalu, es laku dapat lah duit, apalagi musim hujan kemarin kemarin hanya Rp150ribu perhari, manalah," tambahnya.

Mbah Arman berjualan sejak dirinya masih di masa lajang hingga kini, dulu sewaktu dirinya masih muda. Dirinya berkeinginan untuk menyekolahkan anak-anaknya ke perguruan tinggi, tetapi anaknya tidak bersedia.

"Anak 5, sudah berkeluarga 3, tinggal 2 lagi yang belum, dulu lagi saya kuat mencari duit (anaknya) dia tidak mau kuliah, katanya merepotin bapak lah, jadi mereka berkeluarga saja lah, ibu (istrinya) dirumah saja, Alhamdulillah sehat," tutupnya yang hendak melanjutkan untuk berkeliling.(afm)



Artikel Rekomendasi