Data BPS Februari 2019 Kota Jambi Mengalami Deflasi Sebesar 0.29 Persen



Minggu, 03 Maret 2019 - 11:36:33 WIB



JAMBERITA.COM - Pada bulan Februari 2019 Kota Jambi mengalami deflasi sebesar 0,29 persen dan deflasi Muara Bungo sebesar 0,20 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Jambi sebesar 133,50 dan IHK Muara Bungo tercatat sebesar 132,94.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi Dadang Hardiwan mengatakan deflasi di Kota Jambi dan Muaro Bungo tersebut dipicu penurunan indeks harga pada 1 kelompok pengeluaran yang sangat signifikan yaitu kelompok bahan makanan.

"Penurunan indeks pengeluaran kelompok bahan makanan di Kota Jambi sebesar 2,59 persen, sedangkan Muaro Bungo sebesar 0,91 persen," ungkapnya, saat merilis di kantor BPS, Jum'at (1/3/2018).

Dadang menyatakan, jika melihat dari komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya deflasi di Kota Jambi pada Februari 2019 antara lain adalah daging ayam ras, bawang merah, cabai merah, tomat buah, ikan gabus, bensin, tomat sayur, telur ayam ras, kentang, wortel, dan ikan dencis.

"Sementara, komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya deflasi Kota Muara Bungo adalah daging ayam ras, bawang merah, cabai merah, ikan nila, wortel, batu bata, bensin, besi beton, kelapa, dan emas perhiasan, terangnya.

Dalam pembentukan deflasi Kota Jambi sebesar 0,29 persen, Dadang menyebut, andil terbesar dari kelompok bahan makanan sebesar -0,5800 persen. Dalam pembentukan deflasi Kota Muara Bungo sebesar 0,20 persen, dan terbesar adalah dari kelompok bahan makanan sebesar 0,2175 persen; kelompok perumahan, udara, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,0164 persen; kelompok sandang sebesar 0,0038 persen; juga kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,0025 persen.

Sedangkan, laju inflasi tahun kalender Kota Muara Bungo bulan ini sebesar 0,08 persen dan laju inflasi "year on year" sebesar 2,43 persen. "Jika dibandingkan inflasi tahunan, laju inflasi Kota Jambi untuk Februari 2019 terhadap Februari 2018 sebesar 2,13 persen," katanya.

Dari 23 kota di Sumatera yang menghitung IHK, sebanyak 2 (dua) kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi di Sumatera terjadi di Kota Batam sebesar 0,26 persen dan terendah terjadi di Kota Tanjung Pinang sebesar 0,04 persen.

"Kalau dari 82 Kota yang menghitung IHK di Indonesia, sebanyak 13 kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi di Kota Tual sebesar 2,98 persen dan terendah terjadi di Kota Kendari sebesar 0,03 persen," pungkasnya.(afm)



Artikel Rekomendasi