JAMBERITA.COM - Diskoperindag Tanjab Barat menyebut faktor cuaca merupakan biang keladi melonjaknya harga sejumlah barang kebutuhan pokok di pasar.
Seperti harga bawang merah, cabe merah, cabe rawit dan bumbu dapur lainnya. Cabe rawit, misalnya kini berada pada level harga tertinggi pada kisaran Rp90 ribu perkilo.
Sementara cabe merah dan bawang masih berada pada level harga sebelumnya Rp 80 ribu per kg untuk cabai merah dan bawang merah Rp26 ribu, sedangkan bawang putih masih di atas bawang merah Rp30 per kg.
"Harga harga ini naik selain faktor kekurangan pasokan juga lebih banyak dipengaruhi faktor cuaca sehingga pasokan berkurang," terang Kadiskoperindag Tanjabbar, Syafriwan, Rabu (17/7/2019).
"Kalau pasokan barang kurang atau langka di pasar maka secara otomatis hukum pasar berlaku harga harga naik," sambungnya.
Bahkan, kata Kadiskoperindag harga sembako dan daging jelang Lebaran Idul Adha nanti bisa saja terus merangkak naik jika tidak cepat diantisipasi.
Melihat kondisi itu Disperindag Tanjabbar, kata Syafriwan berupaya melakukan langkah antisipasi untuk mengontrol harga.
"Untuk menahan laju naiknya harga kebutuhan dapur, kita ambil langkah memberikan nomor kontak agen cabe, misalnya supaya bisa dihubungi langsung oleh pedagang. Dan untuk antisipasi harga daging melonjak nanti kita siapkan kemungkinan memasok lebih banyak daging beku. Tujuannya untuk menstabilkan harga," pungkasnya. (Henky)
Bupati Anwar Sadat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026 Fokus Percepatan Pembangunan
Bupati Tanjab Barat Rakor MBG Bersama Mendagri dan Kepala BGN
Tekankan Sinergi DPRD dan Pemkab, Rapat Paripurna Nota Pengantar Perubahan KUA-PPAS 2026 Mulus
Korem 042/Gapu Gelar Bina Mental untuk Tingkatkan Disiplin dan Mental Prajurit
Program Non Fisik TMMD, Warga Ladang Peris Dapat Penyuluhan Hukum dari Polres Batanghari
Tanamkan Nilai-Nilai Agama, Anggota Satgas TMMD Ladang Peris Ajari Anak-Anak Mengaji
Usai Peluncuran, Kanwil Kemenkum Jambi Langsung Teken Kerja Sama dengan Pemda se-Provinsi



