JAMBERITA.COM- Proyek Drainase PUPR Muaro Jambi mendapatkan keluhan dari masyarakat.
Ini karena pembangunan drainase tidak memberikan fasilitas jembatan yang menghubungkan areal ruko dengan bahu jalan.
Imam Badawi Ketua Himpunan Mahasiswa Bungo yang juga mahasiswa Unja ini mengaku hasil pantauannya hari ini (27/8/2019), ada penggalian drainase namun merugikan UMKM yg berjualan di area lokasi drainase.
"Proyek penggalian drenase tidak memiliki perencanaan yang matang serta menyalahi aturan dan merugikan masyarakat. Kenapa begitu? Karena yang menjalankan proyek tersebut tidak mau bertanggung jawab dan menyediakan jalan sementara antara bahu jalan dan area ruko UMKM beraktifitas, yang mengakibatkan aktivitas ekonomi UMKM berhenti," katanya.
Menurutnya, hal-hal yang seperti ini sangat disayangkan. "Kami sangat menyayangkan hal ini dan berharap pelaksana pekerjaan ini bisa memperhatikan kebutuhan masyarakat," katanya.
Apalagi selama ini, fasilitas jembatan sementara memang diberikan untuk membantu warga.(*/sm)
Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk Hingga Level Berbahaya, Nilai ISPU Tembus 317
Dua Rumah Panggung di Desa Arang-Arang Muaro Jambi Ludes Terbakar
Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, Nilai ISPU Sentuh Angka 200 Kategori Tidak Sehat
BREAKING NEWS: Tungkal Membara Malam Ini Sijago Merah Ngamuk di Gang Kelinci
Ketua DPRD Jambi Sebut Pemerintah Pusat Siapkan 500 Sumur Bor & Tambahan Helikopter Water Bombing


