Hasil Survei Menguat, Roihan: Yunninta Berpeluang Jadi Bupati Wanita Pertama di Batanghari



Selasa, 17 September 2019 - 07:45:13 WIB



JAMBERITA.COM- Dinamika Pilkada Batanghari tahun 2020 cukup menarik untuk di cermati. Salah satunya kemunculan figur Yunninta Asmara (YA) yang diprediksi akan menjadi kuda hitam untuk menjadi Bupati Batanghari. 

Kuatnya dukungan terhadap putri dari Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi era 80 an H. Zeifni Ishak (Pak Uyun) tersebut terkategori unik. Karena justru didominasi muncul dari masyarakat akar rumput atau di kalangan 'wong cilik'.

“Status sebagai istri dari pak Syahirsah, tidak membuat ia berjarak dengan masyarakat, justru dukungan terkuat lahir dari masyarakat bawah, kelompok emak - emak dan pemilih pedesaan, ungkap Roihan Kurnia, SH Juru bicara tim pemenangan kita semua YA di Bulian kemarin (16/9/2019).

Pernyataan pria yang berprofesi sebagai pengacara ini berdasarkan analisis lembaga Independen yang diminta untuk memetakan Top Off Minds sebagai peta psikologi pemilih jelang Pilkada Batanghari 2020.

"Kita kerjasama dengan lembaga independen untuk melakukan kajian psikologi massa jelang Pilkada Batanghari 2020, dari data ini figur YA sangat diterima masyarakat, cukup untuk menjadi modal jika ibu maju Pilkada nanti,” ungkapnya.

Bahkan Aan mengatakan Yunninta Asmara sekarang satunya - satunya bakal calon yang popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas  yang telah mencapai dua digit, yang lain baru satu.

Dimana ke semua indikator itu terlihat dukungan segmen pemilih menengah ke bawah. YA sangat kuat bukan hanya populer, tapi diterima dan akan jadi pilihan masyarakat, apalagi dukungan itu tersebar merata di semua desa dan kelurahan di Batanghari.

Namun Aan menambahkan kekuatan itu bukan sesuatu yang harus kami pestakan atau apalagi bersombong diri,  justru kami harus rendah hati dan terus berupaya terbaik agar ibu semakin dekat dengan masyarakat.

Soal strategi pemenangan, pria yang murah senyum ini belum mau banyak bicara. Hanya saja pendekatan kepada masyarakat atau meet the people dianggap paling efektif untuk dilakukan, inilah yang akan ibu lakukan.

"Saya pikir semua akan melaksanakan meet and greet the people karena kita harus mendengar langsung harapan dan aspirasi masyarakat, dari semua lapisan dan kalangan," katanya.

"Karena sesuai niat niat ibu Batanghari untuk semua. Untuk semua kalangan, tidak sebagian, semua untuk rakyat. Harus selalu dekat dengan masyarakat. Menyapa mereka, dan mendengarkan aspirasi. Pokoknya dengan animo dukungan masyarakat yang besar saat ini, kami dan masyarakat Batanghari optimis ibu Yunninta Asmara akan menjadi Bupati wanita pertama di Batanghari, mari doakan,” pintanya.(*/adv)





Artikel Rekomendasi