JAMBERITA.COM, BOYOLALI - Sejumlah warga Desa Sangup, rela "mempertaruhkan kepalanya" di pelaksanaan TMMD Reguler ke-106 Kodim 0724/Boyolali di desanya. ''Maksud mempertaruhan kepala itu, untuk melangsir material banyak warga yang menggunakan kepala sebagai tumpuan,'' ujar Kasinu (40), warga setempat.
Dia mengemukakan, di pengecoran jalan, salah satu sasaran fisik TMMD, karena medan yang sulit mengakibatkan langsir material harus dilakukan secara manual. Untuk itu dia dan warga lainnya melakukan hal itu dengan mengandalkan otot.
''Untuk warga Desa Sangup kalau masalah membawa beban dengan menggunakan kepala sebagai tumpuan sudah menjadi kebiasaan. Untuk itu saat pelaksanaan TMMD, melangsir material semen dengan menggunakan kepala bukan jadi soal,'' ungkap Kasinu. (Pendim 0724/Boyolali)
Sekda Tanjab Barat Apresiasi Prestasi ASN Tanjabbar pada PKN Tingkat II Angkatan XXIII
Kadus Sudanto Atasi Ketersediaan Material di Pembangunan Jalan TMMD
Gubernur Al Haris Dampingi Menteri Kebudayaan RI Beri Kuliah Umum di UNJA


