JAMBERITA.COM - Beredar hasil rapid test positif pedagang pasar Kota Jambi yang beredar lewat pesan berantai di grup Whats App. Dalam pesan berantai tersebut disebutkan ada 22 pedagang dinyatakan postif. Menjawab hal ini Walikota Jambi Syarif Fasha belum menerima data resmi dari Dinas Kesehatan Kota Jambi.
Ini disampaikannya dalam jumpa pers pada Selasa (12/5/2020). Untuk diketahui hari ini ratusan pedagang di pasar Kota Jambi melaksanakan proses rapid test. Hal ini dilakukan dalam upaya menekan penyebaran penularan Covid-19 di Kota Jambi. "Tes di pasar belum mendapat laporan dari dinas kesehatan secara resminya. Nanti kalo dapat akan kita sampaikan," jelas Fasha.
Fasha menjelaskan jika terdapat hasil rapid test positif maka yang bersangkutan akan segera dibawa ke rumah sakit Abdul Manaf dan dilaksanakan tracing kontak. "Jadi mungkin kalo misalnya dia positif hari ini bisa jadi paling telat besok sudah dirawat di rumah sakit. Jadi kita tunggu laporannya," jelas Fasha.
Jubir Gugus Tugas Penangana Covid-19 Kota Jambi Abu Bakar menambahkan jika Ia juga tidak mengetahui dari mana sumber data yang beredar. “Saat ini sedang dilakukan verifikasi data RDT dan kemudian dilanjutkan dengan rekapitulasi, besok rampung dan akan diumumkan,” katanya.(sap)
Perkuat Sinergitas Wilayah Perbatasan, Pemkab Batang Hari dan Tebo Gelar Rakor Kerja Sama Daerah
Ketua TP-PKK Batang Hari: Wajib Lindungi Anak dari Ancaman Siber dan Kekerasan Seksual
Etika Komunikasi Politik di Ruang Publik : Antara Subtansi dan Ilustri Pencitraan
Penuh Perjuangan, Simak Kisah Guru di Daerah Eks Transmigrasi Jambi Lakukan Pembelajaran
Pemkot Kota Jambi Berikan Insentif Kepada 950 Petugas Covid-19
Pasien Covid-19 di Jambi Melahirkan, Bayi dinyatakan Negatif dan Sehat, Keluarga: Mohon Do'anya
Nyalakan Tungku Harapan Perajin, Hesti Haris Gandeng PetroChina Kembangkan Batik


