JAMBERITA.COM, BATANGHARI- Seorang warga Tembesi yang rapid testnya positif tidak berada di rumahnya saat akan dijemput petugas dari tim Gugus Penanganan Covid1-9 yakni petugas PSC 119 sore kemarin Selasa (19/5/2020).
Pasien dengan inisial FD berusia 43 tahu berasal dari Desa Suka ramai Muara Tembesi. Diduga pasien ini sengaja menghilang saat akan dibawa untuk dilakukan isolasi.
Lalu bagaimana kabar terbarunya? Beredar informasi jika FD sudah menyerahkan diri. Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Penanganan Covid-19 kabupaten Batanghari, dr. Elfie Yennie, Mars mengaku bahwa F hingga saat ini belum kunjung ditemukan.
"Kalau kabar yang mengatakan F sudah diisolasi di RSUD Hamba Muara Bulian, itu sama sekali tidak benar," jawabnya.(*/sm)
Kasus Pelabuhan Ujung Jabung Disorot, Pengamat : Jangan Tebang Pilih hingga Sentil RTH Eks Angso Duo
Klaim Plt Dirut : Pengerjaan Selesai, Air PDAM Mendalo ke Pematang Gajah Tinggal Pendistribusian?
DPRD Jambi Targetkan APBD Perubahan 2026 Rampung September, Nasib Anggaran Rp57 M Kembali Dibahas
Bupati Merangin Terima Bantuan Dampak Covid-19, Kali ini 100 Paket Sembako dari Pegadaian
Protes BLT tapi Dicueki Pemdes, Warga Nekat Bakar Posko Covid-19 dan Rusak Kantor Desa di Merangin
Danrem 042/Gapu Turun ke Lokasi Padamkan Karhutla di Tanjabtim



