JAMBERITA.COM- Hampir 10 tahun mendekam di Lapas II A Jambi, Kondisi Mantan Bupati Muarojambi As’ad Syam sudah memprihatinkan. Saat ini Mantan Ketua DPD Demokrat Provinsi Jambi ini mengalami sakit dan sudah tidak mengenali orang-orang sekitarnya.
Sehari-hari, As’ad dirawat di Poliklinik Lapas II A Jambi. Meski terlihat tenang, As’ad tidak bisa lagi melakukan aktivitas seperti biasnaya. Ia hanya berbaring di ranjang poliklinik.
Menurut Kalapas II A Jambi, Yusran Saad sehari-hari As’ad tidak lagi bisa melakukan aktivitas seperti warga binaan lainnya. “Ramadan tahun lalu masih bisa. Tahun ini beliau hanya bisa berbaring dan hampir semuanya dibantu untuk aktivitas pribadi,” kata Yusran saat kunjungan Edi Purwanto, Ketua DPRD Provinsi Jambi pada Rabu (3/5/2020).
Edi sendiri sempat menyapa. Namun As’ad tidak menjawab dan hanya tersenyum. Ia juga tidak mengenali orang sekitarnya.
Yusran mengatakan As’ad sebenarnya sudah selesai menjalani hukuman namun ada tambahan subsider denda sehingga karena tidak sanggup membayar sehingga harus menjalani tambahan hukuman. “Habisnya bulan 10 tahun 2020 ini,” kata Yusran.
Ia mengatakan, Asad juga tidak bisa menjalani asimilasi karena tidak masuk dalam aturan yang diperbolehkan karena kasus yang dijalaninya.
Seperti diketahui Asad Syam sendiri tersangkut dua kasus yakni proyek PLTD Unit 22 Sungai Bahar dan Kasda Muarojambi.(*/sm)
Satu Saksi Mangkir dalam Sidang Kasus Bahan Kimia Perumda Tirta Mayang, PH : Penting Dihadirkan!
Saraf Terjepit Wajib Operasi atau Mitos? Ternyata Ini Faktanya!
PetroChina Jabung Biayai Pendidikan Mahasiswa Tanjabbar di Akamigas Cepu
SAH Nyatakan Kesiapan Partai Gerindra Hadapi Pilkada Di tengah Pendemi
Kalapas Keluhkan Lapas Sering Kebanjiran ke Ketua DPRD Provinsi Jambi Gara-gara Ini
Cek Blok Tahanan, Edi juga Sambangi Mantan Pejabat Pemprov dan DPRD di Lapas II A Jambi
Gubernur Al Haris Buka Turnamen Tenis Antar Alumni Perguruan Tinggi ke-16 se-Indonesia di UNJA



