JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) mendesak pemerintah untuk memberikan dukungan penuh dalam seluruh proses penelitian, pengembangan dan produksi vaksin COVID-19 serta menjamin akses vaksin bagi seluruh masyarakat.
Hal ini disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI ketika menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan, Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan PT Biofarma, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (14/7/2020).
Menurut pandangan Bapak Beasiswa Jambi ini, pemerintah perlu mengambil kebijakan strategis untuk menjamin produk inovasi di bawah konsorsium riset dan inovasi COVID-19. Produk inovasi tersebut diharapkan dapat digunakan di rumah sakit penanganan COVID-19 milik pemerintah pusat, BUMN, TNI/Polri, pemerintah daerah maupun swasta.
"Saya meminta pemerintah bisa memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, serta bersinergi dengan lembaga riset, universitas, dan TNI/Polri dalam upaya penangan COVID-19, termasuk dalam riset dan inovasi," ungkapnya.
Lebih lanjut, Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi itu mengatakan perlu grand design penelitian dan pengembangan kemandirian obat dan alat kesehatan (alkes). Grand design ini diharapkan mempertimbangkan pola penyakit di Indonesia, serta kebutuhan obat dan alkes.
Mengenai anggaran riset yang rendah, SAH mengatakan pemerintah perlu berkoordinasi dengan Menkeu dan Bappenas terkait peningkatan anggaran riset dan inovasi. Khususnya untuk pengembangan bahan baku obat dalam negeri.
"Perlu ada dukungan anggaran yang masih rendah. Harus ada politik penganggaran bagi penelitian obat-obat yang bisa mendukung kualitas kesehatan masyarakat," pungkasnya.(*/sm)
SAH Mohon Doa, Gerindra Jambi Siap Laksanakan Diklat Laskar Gerindra, Teguhkan Prabowo Dua Periode
SAH, Loyalis Prabowo yang Memilih Totalitas Mengabdi untuk Gerindra dan Masyarakat
SAH dan Loyalitas Tanpa Batas kepada Prabowo, Konsistensi Perjuangan Gerindra Jambi Terus Terjaga
LPPM Unja Ekspos Hasil pengabdian di Kerinci dan Sungaipenuh
Akun Facebook Rektor Unja Diretas, Diminta Tak Layani Permintaan Apapun
Kajati Jambi Sampaikan 3.975 Kali Persidangan secara Daring Selama Pandemi Covid-19
Dari Pelatihan ke Pengabdian, Diana Yuli Astuti Siap Perkuat Pelayanan Hukum di Jambi

