SAH Dorong Pemerintah Utamakan Penggunaan Obat Dan Alkes Buatan Dalam Negeri



Rabu, 24 Maret 2021 - 06:48:18 WIB



Sutan Adil Hendra
Sutan Adil Hendra

JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM atau SAH memperlihatkan kepeduliannya pada kemandirian bangsa atas ketergantungan obat dan alat kesehatan luar negeri.

Berbicara dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Kesehatan (22/3) kemarin, Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR itu mengharapkan pemerintah dapat mengutamakan penggunaan obat dan alat kesehatan dari dalam negeri.

"Saya pikir pemerintah harus berani untuk mengurangi ketergantungan akan obat dan alat kesehatan luar negeri, tentu upaya ini berawal dari seluruh rumah sakit BUMN untuk menggunakan produk kesehatan dan obat buatan dalam negeri, mengutamakan produk dalam negeri di tengah penyebaran virus corona," ungkapnya. 

Hal ini menurut Bapak Beasiswa Jambi ini dilakukan untuk mewujudkan ketahanan kesehatan nasional. 

"Sudah saatnya kita mengutamakan penggunaan produk dalam negeri, baik itu obat dan alat kesehatan, ini salah satu bentuk ketahanan nasional," jelasnya. 

Kendati begitu, Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Jambi ini mengingatkan sikap mengutamakan produk dalam negeri ini bukan kita anti terhadap barang-barang impor. Namun selaku anak bangsa ia hanya ingin setiap orang di dalam negeri bisa menganggap bahwa mengurangi ketergantungan terhadap impor di tengah penyebaran virus itu penting untuk segera dilakukan.

"Saya bukan anti impor, tapi dari pandemi ini semua pihak harus belajar bahwa Indonesia harus mampu mewujudkan kesehatan nasional. Semua harus berperan besar mewujudkannya," imbuhnya. 

Pihak-pihak tersebut antara lain, akademisi, periset, BUMN, BUMD, rumah sakit, BPJS Kesehatan, dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP).

Selanjutnya SAH mengatakan Indonesia sekarang sedang membangun ketahanan kesehatan nasional. Ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing industri kesehatan di dalam negeri dan sebagai upaya dalam menghadapi wabah penyakit di dalam negeri. Sudah saatnya kita semua berpartisipasi, tandasnya.(*/sm)

 





Artikel Rekomendasi