JAMBERITA.COM - Dua kelompok suporter Futsal antara SMA 7 Kota Jambi dan SMA Muhammadiyah terlibat bentrok dalam ajang turnamen Futsal piala Wakil Walikota yang berlangsung di GOR Kota Baru Jambi.
Dalam aksi bentrok tersebut seorang remaja yang merupakan suporter SMA 7 Kota Jambi menjadi korban pembacokan dan saat ini korban tengah kritis dan dirawat intensif di RSUD Mattaher.
Doni salah satu suporter SMA 7 Kota Jambi mengatakan bahwa awal mulai kericuhan tersebut terjadi di dalam Gor Kota Baru Jambi dikarenakan SMA 7 memenangkan pertandingan dari SMA Muhammadiyah.
"SMA kami menang bang, jadi SMA Muhammadiyah ini tidak terima sehingga terjadi ricuh di GOR tapi tidak berlangsung lama," katanya.
Dan Setelah terjadi ricuh di GOR Kota Baru suporter SMA 7 hendak pulang ke arah Sebrang, namun saat di perjalanan suporter SMA 7 di serang oleh sekelompok orang yang diduga merupakan suporter SMA Muhammadiyah.
"Saat di kawasan Teluk Kenali Kecamatan Telanaipura sekitar pukul 19.00 wib kelompok kami di serang langsung bang, sehingga Korban Syahrul Romadon, siswa kelas XII SMA N 7 Kota Jambi mengalami luka bacok di bagian kepala dan sepupunya, Danil hanya mengalami luka memar," jelasnya.
Kapolsek Telanaipura AKP Yumika Putra saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini korban sedang menjalani perawatan di RSUD Raden Mattaher Jambi dan pihak keluarga korban telah membuat laporan di Polsek. "Korban sudah membuat laporan, dan sebagian saksi sudah kita lakukan pemeriksaan," pungkasnya.(*/afm)
Menembus Keterbatasan, Merawat Integritas: Kisah Inspiratif Prof. Zarkasi Raih Puncak Akademik UNJA
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!
Menkomdigi tegaskan LKBN ANTARA jadi garda terdepan jaga fakta & integritas informasi di era digital
Kurangi Ketergantungan Impor, SAH Perjuangkan Kemandirian Alat Kesehatan Dalam Negeri
Ramadan Di Masa Pandemi, Pemkot Bolehkan Taraweh dan Pasar Beduk Dilarang
Masuki Masa Pensiun, Kajati Jambi Johanis Tanak Beserta Istri Langsung ke Jakarta
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!



