Al Haris Pinta Adakan Vaksinasi di Pos Penyekatan PPKM Kota Jambi



Senin, 23 Agustus 2021 - 23:32:27 WIB



JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris melakukan pengecekan pos penyekatan PPKM Level 4 di beberapa titik pintu masuk wilayah Kota Jambi, Senin (23/8/2021).

Saat melakukan pengecekan itu, Al Haris langsung memerintahkan pelayanan terintegrasi bagi pengendara yang belum mendapatkan vaksin Covid-19. 

"Vaksinasi dapat dilaksanakan pada setiap pos penyekatan untuk membantu pelayanan bagi pengendara atau masyarakat," katanya.

Berdasarkan Arahan tersebut, Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha juga langsung berkoordinasi dengan Plt.Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi Raflizar segera menyelenggarakan pelayanan pada pos penyekatan.

Fasha juga menambahkan selama penerapan PPKM Level 4 diberlakukan bagi perjalanan domestik wajib menunjukkan kartu vaksin dosis minimal pertama atau menunjukkan hasil PCR H-2 dan untuk menaiki pesawat dan Rapid Antigen H-1 untuk transportasi pribadi dengan hasil non reaktif.

"Bagi ASN atau karyawan yang bekerja di luar Kota Jambi berdomisili di Kota Jambi mewajibkan menunjukkan surat tugas," jelasnya.

Al Haris, bersama Kapolda Jambi, Danrem 042/Gapu Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Walikota meninjau Pos Penyekatan mulai dari pos Aurduri 1 dilanjutkan Pos Penyekatan Mendalo.

Kemudian Pos Penyekatan Paal 11, sedangkan Pos Penyekatan Jembatan Aur Duri 2 belum mendapat pantauan langsung pada kegiatan tersebut.

Sementara itu salah satu pedagang yang biasa mengambil barang jualan di pasar Angso Duo sempat ikut terjaring di Pos 1 Mendalo Penyekatan PPKM Senin (23/8/2021). Diakui dia, bahwa dirinya belum melakukan vaksin karena kolesterol tinggi.

"Saya mau vaksin tapi kemarin belum bisa, nah tadi saya sempat di stop di pos Mendalo, saya katakan (ke petugas) pak, kalau memang ada vaksin di sini saya langsung mau vaksin," tuturnya.

Menurutnya, dirinya sebagai pedagang kalau mengikuti vaksinasi yang diadakan untuk menunggu antrian panjang, sementara Ia harus berjualan."Jadi kalau ada pos, misal seperti kami tadi kan, kalau ada saya mau langsung vaksin, tapi kalau yang diadakan kadang lama menunggu antrian ," jelasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi