JAMBERITA.COM - Perbuatan aniaya atau biasa juga disebut zalim, merupakan perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah Ta’ala. Hal ini disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi yang juga Anggota DPR / MPR, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM dalam pengajian malam Jumat (20/1/22) di rumahnya kawasan Telanaipura semalam.
Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra yang akrab disapa Pak Haji ini, sikap aniaya dan zalim ialah salah satu dosa besar yang dilakukan oleh seorang insan tanpa hak dan melampaui batas terhadap orang lain, dan para pelaku aniaya dan zalim kelak di alam abadi akan memperoleh azab yang sangat pedih. Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
???????? ?????????? ????? ????????? ??????????? ???????? ??????????? ??? ????????? ???????? ???????? ? ?????????? ?????? ??????? ???????
“Sesungguhnya dosa besar itu atas orang-orang yang telah berbuat zalim kepada insan dan telah melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka akan menerima azab yang pedih”. [QS. Asy-Syura :42]
Hal ini menurut legislator yang dijuluki Bapak Beasiswa Jambi ini, sering terjadi dikalangan para pejabat atau pemerintah yang menganiaya atau mendzolimi dengan keputusan atau aturan yang menyusahkan rakyat.
Padahal hal itu ditentang keras oleh Rasulullah, bahkan ada doa yang di khususkan untuk para pejabat atau pemimpin yang amanah dan yang dzolim.
Sabda Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa Sallam: “Ya Allah, siapa saja yang memimpin atau mengurus urusan umatku ini, yang kemudian ia menyayangi mereka, maka sayangilah dia. Dan siapa saja yang menyusahkan mereka, maka susahkanlah dia.” (HR. Muslim No. 1828).(*/sm)
SAH Minta Petani HKTI Harus Jadi Garda Terdepan Hadapi Karhutla
Iktibar SAH Tentang Perayaan Maulid Nabi, Momentum Memperkuat Cinta kepada Rasulullah SAW
SAH Imbau Warga Gunakan Masker dan Perbanyak Aktivitas di Dalam Ruangan Saat Kabut Asap
Syarat PTM Wajib Vaksin di Batang Hari, Ini Tanggapan Ombudsman Jambi
Puluhan Mahasiswa Prodi IK UNH Jambi Dibekali Wawasan Produksi Siaran Radio
Ketua DPRD Jambi Sebut Pemerintah Pusat Siapkan 500 Sumur Bor & Tambahan Helikopter Water Bombing


