JAMBERITA.COM - Kasus geng motor belakang menjadi momok mengerikan bagi warga Kota Jambi. Pasalnya, sekumpulan pemuda ini bukan hanya melakukan pencurian tetapi juga tidak segan melukai korbannya.
Polda Jambi bersama Polresta Jambi berhasil meringkus 14 orang dari tiga kelompok besar yang melakukan aksi belakangan ini.
"Berdasarkan hasil penyelidikan, ada 14 orang yang berhasil diamankan, kata Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi pada Kamis (27/1/2022).
Dijelaskan Eko, tiga kelompok geng motor ini yaitu kelompok Bougenville, kelompok Flamboyan dan kelompok Selincah.
Penangkapan ini berdasarkan laporan dari tiga tempat kejadian perkara (TKP) yaitu di Aurduri pada 22 Desember 2021, didepan Masjid yang berlokasi di Mayang pada 20 Januari 2022 dan di Tugu Keris Siginjai pada 23 Januari 2022.
Ia mengatakan, pelaku kebanyakan anak dibawah umur dan sudah beberapa kali diamankan pihaknya.
"Ada yang sudah drop out, ada yang sudah dewasa dua orang," ujarnya.
Sebelum melakukan kekerasan dan pencurian, para pemuda ini biasanya bersama- sama meminum minuman keras. "Untuk motif itu eksistensi, mencari jati diri dan ada faktor ekonomi. Karena banyak yang putus sekolah," ujar Eko.
Eko mengatakan, agar warga Kota Jambi jangan khawatir dan jika menemui geng motor yang membawa senjata dapat menghubungi nomor bantuan polisi di 0853 60 555 222. "Insyaallah jangan takut, kita menjamin pada warga Kota Jambi situasi terkendali," ujarnya. (sap)
Sekda Buka Lomba Pacu Perahu Tradisional 2026, Dorong Prestasi Atlet & Pelestarian Sungai Batanghari
UNJA Gelar Wisuda ke-125: Prof. Helmi Titip Pesan Karakter dan Inovasi untuk Lulusan
BEM FH UNJA Turun ke Jalan, Bagi Masker di Tengah Kabut Asap Akibat Karhutla
Danrem 042 Gapu Sampaikan Belasungkawa ke Keluarga Prajurit TNI Gugur Di Papua
Tak Miliki SIM dan Bawa STNK saat Berkendara, 22 Personel Polda Jambi Terjaring Razia
Kanwil Kemenkum Jambi Dorong Batik Seberang Dapatkan Pelindungan Indikasi Geografis



