JAMBERITA.COM - Pasca aksi teror bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Kabupaten Jawa Barat (Jabar) Rabu (711/2022) pagi, membuat Polda Jambi memperketat pengamanan dan kewaspadaan.
Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono mengimbau warga Provinsi Jambi untuk tidak ikut-ikutan menyebar foto-foto dan video tersebut."Kami mengimbau, agar warga tidak menyebar foto dan video bom bunuh diri tersebut,” tegasnya.
Menurut Kapolda, terkait dengan menyebarluasnya kejadian tersebut melalui Media Sosial (Medsos) maka tujuan para pelaku teror tercapai, sehingga Ia mengimbau kepada masyarakat Jambi untuk tidak ikut ikutan dalam menyebarkan foto foto dan video aksi tersebut.
“Menebar teror, ketakutan, dan ketidakstabilan negara adalah tujuan teroris. Mari sama-sama kita menjaga situasi kamtibmas di Jambi tetap kondusif. Teror untuk dilawan, bukan untuk dishare,” jelasnya.(afm)
Jelang Vonis Kasus Sucolite Tirta Mayang, PH Optimis Mustazal Dibebaskan
Kadiv Yankum Jambi Pacu IG Kelapa Dalam Tanjabbar, 50.492 HA Perkebunan Jadi Modal Ekonomi Daerah
Festival Budaya 2026, Wagub Sani Dorong Kerinci Jadi Beranda Kebudayaan Jambi
Al Haris Sebut Ada Dua Perusahaan Batubara di Jambi Sudah Melewati Jalur Sungai Batanghari
Dinsosdukcapil Dorong Semangat dan Loyalis Tagana se Provinsi Jambi
Isi Seminar Nasional Peringati Hari HAM, Prof Asad: FKPT Jambi Dukung Moderasi Beragama
Festival Budaya 2026, Wagub Sani Dorong Kerinci Jadi Beranda Kebudayaan Jambi


