JAMBERITA.COM- Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi menyebutkan dua pabrik karet di Jambi tutup.
Kepala Disbun Provinsi Jambi Agusrizal, mengatakan tutupnya dua pabrik karet ini disebabkan oleh harga karet yang stagnan dikalangan petani yang berkisar mulai Rp 7 ribu sampai Rp 8 ribu perkilogram. Rendahnya harga ini sehingga membuat petani enggan untuk panen.
Dijelaskan Agusrizal bahwa saat ini untuk lahan kebun karet masih ada namun kembali masyarakat yang tidak ingin panen, hal ini yang menyebabkan pabrik mengalami kekurangan bahan baku.
"Jadi karena kekurangan bahan baku, pabrik mengurangi karyawan dan tadi juga disampaikan bahwa ada 2 pabrik yang tutup dari 11 pabrik yang ada di Jambi," katanya, Senin (03/07).
Kemudian kata Agus, pengurangan karyawan yang dilakukan oleh pabrik ada yang memang sudah pensiun, dan ada masa yang tidak produktif lagi.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi saat ini sedang mencoba mencari jalan keluar terhadap pabrik yang saat ini terus melakukan pengurangan karyawan.
"Bagaimana bahan baku bisa tersedia," sebutnya.
Adapun dua pabrik karet yang sudah tutup yaitu PT. Angkasa Raya Jambi dan PT. Batanghari. (Tna)
Melalui Jalur DPR, SAH Sukses wujudkan Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat
Jaga Siklus 4 Tahunan, Pemprov Jambi Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
Wujud Sinergitas TNI-Polri, Korem 042/Gapu Sambangi Polda Jambi Berikan Kejutan
Tingkat Kepercayaan Publik Terhadap Polri Meningkat Jadi 76,4 Persen
Jambi Kembali Inflasi, BPS: Sinergi TPID, Pemda dan Pelaku Usaha Harus Ditingkatkan Lagi
Mahasiswa Bergerak Tuntut Penanganan Karhutla, Demo Kantor Gubernur Jambi Ditutup



