JAMBERITA.COM - Wilayah Kemingking Luar Kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muaro Jambi salah satu desa yang terdampak banjir belum tersentuh bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi. Bahkan miris nya bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sendiri hanya 10 paket sembako.
Kepala Desa (Kades) Kemingking Luar Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi Dedi Ramad pun membenarkan termasuk bantuan dari Bappenas hanya 11 paket sembako.
"Disini ada sekitar 495 jiwa, sejauh ini alhamdulillah tidak ada masyarakat yang terjangkit DBD, kalau bisa jangan sampai, bantuan dari Provinsi tidak ada, pusat ada 11 paket, dengan kondisi saat ini memang ekonomi lumpuh," ujarnya sembari tertawa, Minggu (4/2/2024).
Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Batanghari-Muaro Jambi Abun Yani mengatakan seharusnya dengan kondisi seperti ini masyarakat harus jadi prioritas termasuk dengan permasalahan kesehatan warga yang terdampak banjir.
"Harus nya Pemerintah mendata masyarakat yang tidak memiliki BPJS harus diakomodir di 2024 mungkin masuk dalam program jamkesda harus prioritas karena masyarakat disini tidak memiliki bpjs sementara mereka rentan terhadap penyakit," ungkapnya.
Abun Yani menegaskan bilamana Pemerintah Kabupaten dan Provinsi benar benar serius untuk berkoordinasi dan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Karena dampak banjir ini, bukan saja menghentikan kegiatan ekonomi, kebun terendam dan kegiatan stagnan.
"Kegiatan paling paling Mukat (menjaring ikan-red) ikan Seluang, sedangkan bantuan dari Pemprov Jambi saat ini Nol, untuk desa Kemingking Luar masih kosong, saya minta kepada Gubenur harus segera turun untuk memberi perhatian dengan kondisi banjir di Kecamatan Taman Rajo, ini sudah hampir sebulan banjir," ungkapnya.
Selanjutnya kata Abun Yani, OPD terkait segera berkoordinasi dengan pihak desa desa yang terdampak banjir. "Bantuan yang masuk silahkan koordinasi ke desa, bantuan apa saja itu, setahu saya bantuan dari Kabupaten hanya 10 kantong, gila nggak. Pemerintahnya gimana itu kok 10 paket, kalau bisa Bupati ambil lagi lah 10 paket sembako itu," tegasnya.
Padahal sebelumnya Abun Yani juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Desa diminta untuk bekerja keras dan mendata setiap masyarakat yang terdampak banjir."Tapi endingnya tidak ada, padahal kita sudah ada anggaran tanggapan darurat bencana, dari pada anggaran tanggap darurat itu digunakan untuk kegiatan serimonial apa itu, jadi ini lah saat nya (untuk digunakan dalam membantu masyarakat-red)," pungkasnya.(afm)
Danrem 042/Gapu Terjun Langsung Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Desa Air Merah
Sidang Tirta Mayang : Beda dengan Laporan BPKP, Keuangan PDAM Justru Diganjar Predikat SEHAT
Tekankan Sinergi DPRD dan Pemkab, Rapat Paripurna Nota Pengantar Perubahan KUA-PPAS 2026 Mulus
Pura-Pura Bisu Seorang Wanita Paruh Baya di Jambi Nekat Curi Uang Milik Toko Kelontong
Ketua TPD Ganjar-Mahfud: Saya Terharu, Meski Hujan Ribuan Pendukung Ganjar-Mahfud Tetap Bertahan
Lelang Serentak Kejaksaan di Jambi Laris Manis, Seluruh Barang Kejari Jambi dan Tebo Terjual



