Ubah Sampah Sawit Jadi Cuan! Mahasiswa UNJA Bikin Inovasi hingga Tembus Pendanaan Nasional!



Selasa, 21 Juli 2026 - 13:32:17 WIB



Foto : Warek Fauzi Syam bersama Tiga Mahasiswa UNJA.
Foto : Warek Fauzi Syam bersama Tiga Mahasiswa UNJA.

JAMBERITA.COM - Siapa sangka, limbah sisa pembakaran kelapa sawit yang selama ini dibuang dan dianggap sampah tak berguna ternyata menyimpan "harta karun" bernilai ekonomis tinggi! Lewat tangan dingin tiga mahasiswa Program Studi Kimia Industri Fakultas Sains dan Teknologi UNJA, limbah bernama Fly Ash & Bottom Ash (FABA) disulap menjadi DE-GREEN, produk silika gel ajaib penangkal jamur dan kelembapan yang mendadak jadi sorotan nasional.

Sontak saja, inovasi ini langsung menyabet pendanaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) 2026, usai menyingkirkan ribuan proposal dari seluruh pelosok Indonesia!

Tim yang diketuai oleh M. Padil Nazwan bersama anggotanya Hayatil Aisyah dan Najwa Sharfina, di bawah bimbingan dosen Ir. Edwin Permana, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., berhasil membuktikan bahwa limbah sawit punya kandungan silika super tinggi.

Tak sekadar dehumidifier biasa, berikut keunggulan DE-GREEN yang bikin geleng-geleng kepala. Yaitu, Berbeda dari penyerap kelembapan pasaran yang sekali pakai langsung buang, DE-GREEN dirancang khusus agar bisa diregenerasi. Lebih hemat di dompet dan ramah lingkungan!

Sangat ampuh menjaga pakaian di lemari, dokumen penting, hingga produk UMKM agar tak jamuran akibat udara lembap dan mengubah limbah padat industri sawit yang menumpuk menjadi produk komersial bernilai jual tinggi.

Mendapat suntikan dana segar dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), tim PKM-K UNJA tidak main-main. Mereka kini tancap gas menyiapkan produksi massal, pengemasan modern, hingga strategi pemasaran digital untuk menggaet para pelaku UMKM dan masyarakat luas.

"Kami optimistis DE-GREEN tidak berhenti sebagai karya kompetisi saja, tapi terus berkembang menjadi unit bisnis mandiri yang berdaya saing nasional!" tegas tim pengembang.

Inovasi mahasiswa UNJA ini menjadi bukti nyata bahwa anak muda Indonesia mampu mengubah ancaman pencemaran lingkungan menjadi peluang bisnis raksasa yang ramah iklim!

Selengkapnya : www.unja.ac.id





Artikel Rekomendasi