JAMBERITA.COM - Alarm kualitas udara di Jambi kembali menyala. Pemantauan kualitas udara pada Selasa (7/10/2026) pukul 20.00 WIB menunjukkan AQI+ mencapai 644, atau masuk kategori berbahaya.
Data pemantauan tersebut juga mencatat PM2.5 sebagai polutan utama dengan konsentrasi mencapai 397,9 µg/m³.
Angka tersebut tercantum dalam pemantauan kualitas udara Jambi yang juga menampilkan peringatan “Active fire nearby”, menandakan adanya aktivitas kebakaran di sekitar wilayah pemantauan.
Kondisi ini terjadi saat kabut asap masih menjadi perhatian di Jambi. Tingginya konsentrasi PM2.5 menjadi perhatian karena partikel halus tersebut dapat masuk jauh ke saluran pernapasan.
Dalam pemantauan yang sama, suhu udara tercatat 25°C, kecepatan angin 6 km/jam, dan kelembapan mencapai 65 persen.
Dengan kondisi udara berada pada level berbahaya, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi, terutama bagi kelompok rentan.
Masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan juga disarankan menggunakan masker dan memantau perkembangan kualitas udara secara berkala.
Catatan: Data ini berdasarkan tangkapan layar pemantauan kualitas udara pada pukul 20.00 WIB, sehingga angka AQI dan PM2.5 dapat berubah sesuai kondisi udara berikutnya.(afm)
DJP Terbitkan Aturan Baru Penyedia Printer Meterai Teraan Digital
Alarm Bahaya Udara Jambi Menyala, AQI 644, PM2.5 Nyaris 400 : Malam Ini Tembus Level Berbahaya
Sekda Angkat Bicara Terkait Kasus Dugaan Pengeroyokan di Titian Teras hingga Disdik Turun ke Sekolah
BMKG: Musim Hujan di Jambi Akhir Oktober, Warga Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem Pancaroba
Udara Makin Pekat, RSUD Raden Mattaher Jambi Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Naik Helikopter Pantau Karhutla, Al Haris : Masih Aman ya Mas ?
Alarm Bahaya Udara Jambi Menyala, AQI 644, PM2.5 Nyaris 400 : Malam Ini Tembus Level Berbahaya

