JAMBERITA.COM - Program Studi D3 Kesehatan Hewan, Fakultas Peternakan Universitas Jambi (UNJA), menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mengusung tema “Penguatan Kapasitas Peternak dalam Pengendalian Penyakit Ternak melalui Edukasi Vaksinasi, Pemberian Vitamin, dan Praktik Sanitasi yang Baik”, kegiatan ini berlangsung di Desa Panerokan, Kabupaten Batang Hari, pada Rabu (30/9/2026), bertempat di kediaman Ketua Kelompok Tani Makmur Bersama.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak agar mampu mencegah penyakit pada ternak kambing secara mandiri, melalui penerapan sanitasi, pemberian vitamin, dan vaksinasi yang tepat.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Pengabdian Asri Rizky, S.K.H., M.Si., bersama anggota tim, serta Sandhya Ananda, S.Hut., selaku Plt. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Batang Hari, dan drh. Khollyshul Arkham Arkhaby, dokter hewan Kecamatan Bajubang. Sebanyak 30 peternak kambing dari Kelompok Tani Makmur Bersama turut mengikuti kegiatan tersebut.
Ketua Tim Pengabdian Asri Rizky mengatakan, kegiatan ini ditujukan untuk membantu peternak meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak. Ia menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui sanitasi kandang, pemberian vitamin, serta vaksinasi secara rutin untuk menekan risiko penyakit dan biaya pengobatan.
Upaya pendampingan tersebut mendapat dukungan dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Batang Hari. Sandhya Ananda berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendampingi peternak dapat terus berlanjut untuk mendukung pengembangan usaha peternakan kambing di daerah tersebut.
Dalam sosialisasi, peternak mendapat pembekalan mengenai tiga aspek utama, yakni sanitasi kandang dan lingkungan, manfaat vitamin bagi kesehatan dan produktivitas ternak, serta vaksinasi kambing. Materi diberikan untuk membantu peternak memahami langkah perawatan dan pencegahan penyakit yang dapat diterapkan dalam pengelolaan ternak sehari-hari.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme para peternak yang aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait penyakit yang kerap ditemukan pada ternak kambing. Kehadiran dokter hewan Kecamatan Bajubang turut memperkaya diskusi sekaligus membuka ruang komunikasi antara peternak dan tenaga medis veteriner.
Ketua Kelompok Tani Makmur Bersama mengatakan, kambing menjadi salah satu ternak utama masyarakat setempat, baik untuk memenuhi kebutuhan pangan maupun sebagai sumber pendapatan keluarga. Menurutnya, pemahaman mengenai pencegahan dan pengendalian penyakit penting untuk menekan risiko ternak sakit maupun mati, sehingga keberlangsungan usaha dan populasi ternak dapat tetap terjaga.
Kegiatan ini menjadi cerminan komitmen UNJA dalam mendorong praktik peternakan yang lebih baik, sehat, dan berkelanjutan. Melalui sinergi antara perguruan tinggi, peternak, dan pemerintah daerah, diharapkan terwujud ekosistem peternakan yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.(Silvi)
Selengkapnya : www.unja.ac.id
Mahasiswa Merah Serukan Aksi di Kantor Gubernur Jambi, Soroti Kinerja DPRD
Keluarga Korban Ungkap Versi Berbeda Soal Dugaan Pengeroyokan di Titian Teras
Mahasiswa Merah Serukan Aksi di Kantor Gubernur Jambi, Soroti Kinerja DPRD

