SALATIGA - Sejauh kegiatan berjalan dalam penggarapan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-102 Tahun 2018 Kodim 0714/Salatiga di desa Bonomerto kecamatan Suruh kabupaten Semarang, masih mengutamakan kebersamaan dan kekeluargaan. Sertu Dadang, anggota satgas TMMD Kodim 0714/Salatiga mengatakan kebersamaan itulah yang membuat TNI semakin dekat dengan masyarakat, “Saling bahu membahu bersama warga desa bahkan kurang lengkap bila ada pekerjaan yang tidak dituntaskan dengan cepat dan bekerja sama,” ujarnya.
Mbah Kamso (55) sejak pagi berangkat ke rumah milik bapak Pardi untuk membantu proses rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) yang saat ini dalam proses pengerjaan. Mbah Kamso memang bukan warga dusun Karangdawung desa Bonomerto kelurahan Suruh kabupaten Semarang, namun kedekatannya dengan warga serta ikatan emosional yang telah terjalin dengan warga tidak menyurutkan niatnya untuk ikut bergotong royong.
Mbah Kamso mengatakan, "Tanpa diminta oleh warga dusun Karangdawung pun saya sebagai manusia senantiasa hidup tolong menolong walau saya bukan warga desa Bonomerto, apalagi kami begitu dekat dengan perbatasan dusun ini,” imbuhnya kepada sertu Dadang.
Dengan keikhlasan inilah serta rasa kebersamaan sesama warga akan tumbuh rasa persaudaraan dan toleransi sesama warga. "Yang penting sehat pak, ikhlas dan semampunya saja. Semuanya akan terasa ringan bila kita semua saling bergotong royong," ujar Sertu Dadang kepada mbah Kamso sambil mengangkat balok kayu.(*)
Dilaporkan: Imam Chanafi


Danrem 042/Gapu Hadiri Debat Perdana Calon Ketua Umum BPP HIPMI 2026–2029 di Jambi


