JAMBERITA.COM- Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi (Pras) mengatakan susah membedakan mundurnya Sandiaga Uno dengan mantan Gubernur Joko Widodo(Jokowi). Pras mengatakan Jokowi lebih menyentuh hati warga meski memerintah sebentar.
"Susah bedain, susah bedainnya ya. Pak Jokowi bekerja, saat itu sudah bekerja kepada masyarakat dan masyarakat tersentuh. Ini kan baru 10 bulan tergantung kerjanya sekarang, kita belum lihat kerjanya," kata Pras di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018) seperti dikutip dari detik.com.
Pras berharap pengganti Sandiaga bisa bekerja dengan lebih baik. Dia mengatakan anggota DPRD akan mendukung penuh wagub yang nanti akan menggantikan Sandiaga
"Selama ini dewan tidak menghambat persoalan-persoalan verbal, yang penting bagaimana masyarakat tersentuh," ucapnya.
Sebelumnya, Sandiaga Uno resmi menyatakan berhenti sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Pernyataan berhenti disampaikan Sandiaga dalam sidang paripurna di gedung DPRD DKI siang tadi.
"Sehubungan dengan pencalonan saya sebagai calon Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, sesuai dengan Pasal 78 Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, maka dengan ini saya Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan berhenti dari jabatan saya sebagai Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta masa jabatan 2017-2022," kata Sandiaga saat berpidato di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.(*/detik)
Zohri Belum Berhasil Gondol Medali di Nomor 100 Meter di Asian Games
Ketua MPR: Larangan Deklarasi #2019GantiPresidenTak Sesuai Nilai Demokrasi
Deklarasi #2019GantiPresiden Tak Dapat Izin, Sandi: Kebebasan Berkumpul Sudah Dijamin Undang-undang
Saran Hapus Barcode BBM Kendaraan Mati Pajak, Sikap Ketua DPRD Jambi Dikritik Pengamat Hukum



