JAMBERITA.COM, TANJABTIM - Lokasi yang tidak mudah karena minimnya akses jalan menuju titik pusat TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke-103 Kodim 0419/Tanjab menyebabkan terbaliknya Ponton Alat Berat Backhoe alias karam ke laut.
Padahal ponton jelang mencapai Dusun sungai ayam kecamatan Mendahara kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Peralatan ini sendiri akab digunakan untuk pembukaan akses jalan sepanjang 2,5 kilometer dan menjadi jalan penghubung Sungai Ayam ke PT Borneo hingga Desa Sinar Kalimantan sehingga dapat mengurangi jarak tempuh ke ibukota kecamatan.
Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0419/Tanjab, Letkol Inf Arry Yudistira disela-sela kunjungannya ke Sungai Ayam menuturkan bahwa dalam perencanaan program jalan langsung bekerja saat alat berat sampai.
"Kami akan langsung menyampaikan setibanya alat berat disini, tetapi terpaksa tertunda hingga tanggal 14 Oktober baru berjalan karena proses evakuasi sangat sulit. Evakuasi harus mendatangkan bantuan kembali agar bisa diangkat," Jelas Dandim.
Jalur air menjadi satu-satunya akses yang sedikit lebih menghemat waktu, resiko awal langsung dijumpai Satgas TMMD.
"Alat itu berangkat tanggal 10 Oktober, tetapi pagi tanggal 11 Oktober kejadian tersebut, padahal sudah dekat," Ujar Dandim.
"Alhamdulillah sudah teratasi dan kami akan selesaikan program dengan baik sesuai rencana," pungkas Dandim.(*/sm)
Koramil Nipah Panjang Adakan Lomba Maraton, Lalui Jalan Raya dan Alam Bebas
Ini Juara-juara Mendahara Got Talent yang Digagas Satgas TMMD
Digagas Satgas TMMD, Camat Mendahara Sebut Mendahara Got Talent akan Jadi Agenda Tahunan
Begini Kebersamaan Dandim Tanjab dengan Jurnalis saat Turun ke Lokasi TMMD
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!



