1500 KK Terdampak Banjir, Ini 7 Titik Terendam di Jujuhan yang Butuh Bantuan



Sabtu, 03 November 2018 - 17:23:29 WIB



Banjir yang meredam salah satu desa di Kecamatan Jujuhan
Banjir yang meredam salah satu desa di Kecamatan Jujuhan

 

JAMBERITA.COM-Curah hujan begitu deras di wilayah jujuhan pada hari jumat 2 November 2018 sejak sore membuat debit Sungai Batang Asam dan Jujuhan naik.

Naiknya debit air Sungai Batang Asam dan Jujuhan membuat tujuh titik lokasi teredam banjir. Selain itu sebagian jalur transportasi darat juga terputus.

Adapun titik lokasi  terendam banjir yakni Dusun Pulau jelmu, Balai panjang, Tanjung belit, Rantau ikil ,Ujung tanjung, Sirih sekapur dan Rantau panjang. Dimana, kisaran tinggi air hingga empat meter hingga ada yang meratakan pemukiman warga.

Hasil pantauan media ini di lokasi banjir pada hari sabtu 3 november 2018 jam 00.6 pagi Jembatan  Beton Tanjung Belit tenggelam. Balai panjang air sedalam 3 meter di jembatan senikat dan akses hanya menggunakan perahu dan ban  karet.

Selain akses transportasi, fasilitas pendidikan dan sarana ibadah juga rata dengan air. Akibatnya ratusan anak-anak sekolah jujuhan yakni SMP Negeri 05 dan SD/N 120 desa pulau jelemu diliburkan.

Saat ini sebagian korban banjir dan harta benda telah diungsikan di tenda darurat dan rumah warga yang berada di dataran tinggi.

Niryeni Datin, Rio Pulau Jelmu mengatakan warga butuh makanan. Sejak malam tadi belum dapat makan,

Masyarakat juga butuh perahu karet untuk akses transportasi warga untuk menyelamatkan harta benda mereka,"ujar Neryeni.(rena)

 



Artikel Rekomendasi