JAMBERITA.COM - Pasca pemutusan kontrak kerjasama antara BPJS dengan tiga rumah sakit dan satu klinik di Jambi, pasien di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi meningkat.
Plt Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi dr Muhammad Firmansyah menjelaskan jika ada peningkatan jumlah pasien di awal tahun 2019 ini. "Iya meningkat sekitar 20 persen," ungkapnya kepada jamberita.com Senin (21/1/2019).
Kendati demikian, menurut Firmansyah itu tidak akan juga berlangsung lama ketika nanti kontrak kerjasama antara rumah sakit yang ditunda saat ini kembali terjalin. "Itu kan tidak berlaku lama juga, nanti setelah rumah sakit yang kemarin ditunda dan kembali kontrak kerjasamanya maka akan normal kembali," jelasnya.
Berkaitan dengan meningkatnya pasien BPJS di RSUD Raden Mattaher, kata Firmansyah mengenai pelayanan tetap berjalan dengan baik dan tidak adanya kendala. "Pelayanan tetap berjalan dengan baik dan sesuai regulasi rumah sakit rujukan di provinsi Jambi ada dua , RSUD Raden Mattaher dengan RS Siloam," pungkasnya.(afm)
Tingkat Kepercayaan Masyarakat terhadap Kinerja 5 Polres di Jambi Diteliti
Ditlantas Polda Jambi Sosialisasikan Milenial Road Safety Festival Jambi
Kalemdiklat Polri Datangi Mapolda Jambi Cek Kesiapan Satgas OMB Pengamanan Pemilu
Fakta Integritas Ditandatangani, Ini Pinta Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis
Danrem Gapu Resmikan Pembangunan Perumahan KPR Swakelola BP TWP AD Mendalo Residence
Danrem 042/Gapu beri surprise kepada Danyon di Ultah Yonif R 142/KJ ke 66


Danrem 042/Gapu Hadiri Debat Perdana Calon Ketua Umum BPP HIPMI 2026–2029 di Jambi


