JAMBERITA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi segera membangun UPTD dan labolatorium uji mutu pangan, karena selama masih bergantung ke provinsi tetangga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Amir Hasbi mengatakan
untuk menguji mutu pangan segar selama ini masih mengirimkan sampel ke Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan harus mengeluarkan dana karena sifatnya swasta berbayar.
"Karena selama ini kita uji mutu beras, sayuran, buah-buahan kesana. Contohnya seperti isu buah anggur formalin yang sempat booming beberapa waktu lalu, kita kirimkan sampelnya ke Padang," katanya, Minggu (7/4/2019).
Amir menyebut, nantinya UPTD dan labolatorium uji mutu pangan tersebut akan dibangun pada tahun depan melalui dana DAK APBN 2020.
Namun untuk waktu bulannya ia belum bisa memastikan. 'Kita dapat kucuran dana dari Badan Ketahanan Pangan (BKP) Pusat sebesar Rp 6-7 miliar, untuk pembangunan laboratorium uji mutu pangan, dan tahun depan direalisasikan. Jadi tenaga SDMnya kita yang anggarkan," ungkapnya.
Ditambahkannya, pembangunan gedung yang dimaksud, nantinya sebagai laboratorium yang melayani pemeriksaan standar sekaligus akan dimaksimalkan untuk memberikan keamanan pangan kepada masyarakat.
"Nanti jika sudah terealisasi maka semua pangan segar yang beredar di pasaran bisa diuji di Jambi. Terkait uji pestisida, cemaran, kimia, mutu beras premium dan medium, agar lebih menjamin pangan yang dikonsumsi masyarakat," pungkasnya.(afm)
Sambangi Tanjung Pauh, Murady Sumbangkan Rezeki untuk Renovasi Masjid
Bincang Kuliner dan Fesyen, SAH Dorong Tempoyak dan Pindang Patin Jadi Identitas Kuliner Jambi
Jadi Narasumber di FGD dengan Tema Bersatu dalam Perbedaan, Begini Kata Kapolda
Ibu-ibu di Sebrang ini Semangat Coblos Kemas Faried Untuk DPRD Kota Jambi
Ihsan Yunus Hadir di Reses Bersama Junedi Singarimbun di Eka Jaya, Warga Keluhkan Ini
Kemas Faried Alfarelly Gelar Doa Bersama dan Tausyiah Bersama Masyarakat Seberang
Danrem 042/Gapu Pantau Penanganan Karhutla hingga Beri Vitamin ke Petugas di Tahura



