JAMBERITA.COM - Besarnya dampak yang ditimbulkan oleh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), tentu menjadi perhatian semua pihak tidak terkecuali Letkol Inf M. Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol selaku Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0415/Tanjab beserta jajaran.
Mencegah peristiwa tersebut menjadikan prioritas atau perhatian penuh untuk mengantisipasinya mengingat kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Timur, struktur tanahnya sebagian besar merupakan gambut. Selain itu akan mendekati musim kemarau, yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagaimana dilansir berbagai media, mencapai puncaknya terjadi pada bulan Agustus 2019
Terlepas dari prediksi tersebut, persiapan dan koordinasi terus dilakukan jauh pada bulan-bulan sebelumnya, Mulai dari rapat koordinasi penanganan, penyiapan pusat informasi, latihan dan strategi penanganan, posko penanganan dan sebagainya.
"TNI bersama-sama Polri, BPBD, Manggala Agni, Basarnas serta institusi lain didukung pemda setempat akan saling bekerja sama untuk menekan angka kebakaran sesuai petunjuk dan arahan Danrem 042/Gapu. Semua jajaran telah menyiapkan seluruh alat perlengkapan yang dimiliki seperti kendaraan pengangkut, motor untuk akses ke lokasi kebakaran serta kegiatan sosialisasi, UAV untuk pemantauan dan penentuan titik sumber api serta mesin air, namun yang paling utama adalah perlengkapan keselamatan personel mengingat pemadaman api dapat membahayakan diri sendiri," Urai Letkol M Arry Yudistira.
Letkol M Arry Yudistira, pada kesempatan ini mengingatkan masyarakat bijak dalam mengelola kebun maupun lahan agar terhindar dari bencana kebakaran karena dampaknya multiefek, terutama kesehatan.
"Menghadapi musim kemarau tahun ini saya menghimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam mengelola kebun maupun lahan sehingga tidak menimbulkan bencana kebakaran karena dampak bencana kebakaran tidak hanya ke perekonomian saja, tetapi juga dapat berdampak kepada kualitas kesehatan puluhan bahkan sampai ratusan ribu orang," Pesan Letkol M Arry Yudistira.
Namun tidak hanya masyarakat, Dandim 0419/Tanjab juga mengharapkan bukan hanya masyarakat secara luas, pihak pengusaha perkebunan, perusahaan dan berbagai pihak turut pro aktif mendukung penanganan Karhutla.
"Ya Begitu pula dengan pihak-pihak perusahaan, pengusaha perkebunan dan yang lainnya agar turut serta membantu mendukung penanganan bencana karhutla. Harapan kita juga, bisa melakukan tindakan pencegahan daripada penindakan," Pungkas Letkol M Arry Yudistira.
Bupati Anwar Sadat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026 Fokus Percepatan Pembangunan
Bupati Tanjab Barat Rakor MBG Bersama Mendagri dan Kepala BGN
Tekankan Sinergi DPRD dan Pemkab, Rapat Paripurna Nota Pengantar Perubahan KUA-PPAS 2026 Mulus
150 Satgas TMMD Siap Diberangkatkan ke Lokasi TMMD Desa Ladang Peris Bajubang
Masyarakat Sambut Antusias Program Sosial pada Pembukaan TMMD 105
Jelang Pembukaan TMMD, Dandim 0415/Bth Berikan Pesan ini ke Anggota
Hari kedua Pelatihan Paralegal Kemenkum Jambi Berjalan Lancar


