JAMBERITA.COM Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat mewaspadai penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada musim kemarau ini.
Dinas Kesehatan mengingatkan jika pada musim kering penyakit yang rawan dialami warga adalah ISPA dikarenakan kondisi lingkungan akan cenderung gersang dan berdebu.
Dikatakannya, terlebih bagi masyarakat yang sering beraktifitas di luar ruangan terutama anak sekolah dan anak-anak di bawah umur rawan berpotensi terserang.
"Antisipasinya yah harus menggunakan masker dan menjaga daya tahun tubuh," kata Kabid Pengendalian Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Tanjabbar, dr Johanes J. Sitorus, Senin (8/7/2019).
Selain itu, laporan dari puskesmas diketahui terhitung sejak Januari hingga Mei 2019 total sebanyak 5.523 anak di atas usia 1-5 tahun mengalami batuk biasa, dan untuk usia 1-5 tahun sebanyak 3.859 pasien yang tersebar di 16 puskesmas di 13 kecamatan.
Sementara sebanyak 30 pasien ditemukan terkena Pneumonia ditunjukan dari gejala batuk dan sesak napas.
"Untuk kasus Pneumonia ini mesti dirawat secara serius," timpal Kasi PM Dinkes Tanjabbar, Emadayanti, SKM.
"Apalagi pada anak anak rawan terinfeksi ISPA, jadi harus benar-benar dijaga kebutuhan vitamin untuk daya tahan tubuhnya," kata Ema. (Henky)
Tanjab Barat Boleh Bangga Pinang Betara Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Bupati Tanjab Barat Bersama Kapolres Deklarasikan Sabuk Kamtibmas
Buka Pelatihan, Bupati Anwar Sadat Berharap Produk Lokal Tanjabbar Tembus Pasar Nasional
Sinyal Resufel Kian Kuat, Bupati Adirozal: September Kemungkinan Ada rotasi
Babinsa Paparkan Sketsa Rumah Percontohan TMMD Kodim 0415/Bth
Desa Tungkal I Juara Lomba P2WKSS Tingkat Kabupaten Tahun 2019
Warga Bukit Intan Residence 2 Keluhkan PDAM Tirta Salam Tak Mengalir, Pasokan Terganggu!



