JAMBERITA.COM - Antisipasi kecelakan angkuatan laut, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Marina Kualatungkal Kapal menghimbau nelayan dan pengguna jasa Transportasi laut agar tetap berhati-hati selama musim kabut asap masih menyelimuti perairan dan daratan.
Hal ini mengingat jarak pandang yang semakin terbatas. Bahkan, pengguna transport laut diminta menghentikan aktivitas berlayar jika jarak pandang kurang dari 300 meter.
Kepala KSOP Pelabuhan Marina Kualatungkal, Prayitno SH melalui Kepala Pengamanan Laut dan Pantai (KPLP) KSOP Marina Kualatungkal Junaidi, menyebut jika selama musim kabut asap, pihaknya mengeluarkan himbauan kepada pemilik Kapal, Agen transportasi laut, Nahkoda dan para nelayan untuk tetap lebih mengutamkan keselamatan pelayaran.
Hal ini, kata Junaidi, guna mengurangi risiko kecelakaan. Selain itu, para pelaku pelayaran diminta melengkapi sarana bantu navigasi dan keselamatan berlayar selama musim kabut asap ini terjadi. Seperti GPS, Kompas dan Peta, setiap kapal yang berlayar juga diminta menyediakan peralatan tambahan isyarat lampu dan cahaya serta membekali life jacket hingga peralatan obat-obatan dan P3K.
"Semua Kapal Layar, Kapal Motor, Kapal Penumpang, Kapal Nelayan dan semua pemakai jasa pelayaran agar memperhatikan perkembangan cuaca sebelum berangkat dan tidak memaksakan diri," beber Junaidi kepada awak media, Senin (23/9/2019).
Kendati belum ada laporan terkait lakalaut dampak kabut asap, pihaknya kata Junaidi, yang penting sudah mewanti-wanti agar terhindar dari kejadian yang tak diinginkan di perairan laut. (Henky)
Polda Jambi Tetapkan 37 Tersangka Karhutla, Satu Korporasi Naik Penyidikan
SAH: Ada Tiga Opsi Untuk Honor K2, Namun Saya Tetap Berjuang Agar Jadi CPNS Semua
Tidak Hanya Siswa SD dan SMP, Pemkot Liburkan ASN/PTT yang Sedang Hamil Karena Kabut Asap
Apresiasi Kapolda, Danrem dan BPBD Tangani Karhutla, SAH Minta BNBP Buat Hujan Buatan di Jambi
Perkuat Capaian RB dan SAKIP, Kanwil Kemenkum Jambi Gelar Rapat Pengelolaan Kinerja B06

