Tingkatkan Integritas Pelayanan Publik, Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Konsolidasi Nasional



Senin, 08 Juni 2026 - 19:47:20 WIB



JAMBERITA.COM- Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan kualitas dan integritas pelayanan kepada masyarakat. Hal ini ditegaskan saat jajaran Kanwil Kemenkum Bali mengikuti kegiatan Konsolidasi terkait Penyelenggaraan Pelayanan Publik secara hybrid langsung dari Aula Pengayoman, Senin (8/6).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) ini mengusung tema "Komitmen Moral dan Profesional dalam Memberikan Layanan Secara Adil, Transparan, dan Akuntabel".

Hadir secara berani dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jambi, Jonson Siagian, didampingi oleh jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi (Pimti) Pratama Kanwil Kemenkum Jambi.

Dalam arahannya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat sebagai aset utama organisasi. Beliau mencatat seluruh instansi di bawah koordinasinya untuk mengimplementasikan tiga pilar tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), yaitu:
Keadilan (Equity/Fairness): Memberikan pelayanan yang objektif, tidak diskriminatif, serta memberikan perlindungan dan bantuan khusus bagi kelompok rentan (lansia dan penyandang disabilitas).
Transparansi (Transparansi): Membuka akses informasi seluas-luasnya terkait persyaratan, prosedur (SOP), jangka waktu, hingga rincian biaya layanan, serta menyediakan saluran pengaduan yang responsif.
Akuntabilitas (Accountability): mendengarkan penuh terhadap standar operasional yang berlaku dan siap menerima pertanggungjawaban publik.

Menko Yusril juga menggarisbawahi beberapa agenda perbaikan organisasi yang harus segera dilaksanakan di daerah, termasuk optimalisasi titik layanan publik, peninjauan standar pelayanan, penguatan mekanisme pengaduan, serta eliminasi total terhadap potensi praktik pungutan pembohong dan perantara (calo).

“Dalam sistem yang kuat, orang jahat akan terpaksa menjadi orang baik. Sebaliknya, dalam sistem yang buruk, orang baik akan terpaksa menjadi jahat,” tegas Menko Yusril Ihza Mahendra sambil mengingatkan pentingnya membangun sistem kerja yang kokoh dan berintegritas.

Melalui konsolidasi ini, diharapkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap instansi pemerintah dapat terus pulih dan menguat. Dengan sinergi yang solid dan implementasi sistem pelayanan yang semakin prima, jajaran Kementerian Hukum di Jambi optimis dapat terciptanya kepastian hukum serta memberikan kemudahan akses pelayanan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.(*)



Artikel Rekomendasi