JAMBERITA.COM - Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto menemui para pengunjuk rasa yang mengatasnamakan aliansi petani berdaulat untuk berdiskusi terkait tuntutan mereka, Selasa (24/9/2019).
"Kalau kita berdiskusi diluar kita tidak akan mendapat solusi, dari itu kita meminta kepada 10 perwakilan yang benar benar diyakini untuk berbicara di dalam," terangnya.
Edi menjelaskan bahwa tujuan Indonesia itu ada, adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia mendapat perlindungan yang sama.
"Saya juga sama kemarin berapa hari karena memang tidak sanggup melihat asap juga dengar beberapa masyarakat penyakit ISPA meningkat, maka kami cepat bergerak," katanya.
Disisi lain Edi meminta para pengunjuk rasa dapat memahami bahwa mereka baru 15 hari dilantik dan dirinya hanya pimpinan dewan sementara, maka kami belum bisa mengambil keputusan-keputusan yang memiliki kekuatan hukum tetap," ujarnya.
Maka pada kesempatan ini secepat mungkin, kata Edi posisi mereka segera didefinitifkan sehingga bisa mengerjakan yang lain-lain. Mengenai apa yang pemgujuk rasa sampaikan bahwasanya sama dengan apa yang anggota dewan rasakan.
"Apa yang disampaikan dan apa yang Bapak pikirkan sama yang kami pikirkan, apa yang Bapak rasakan sama yang kami rasakan dari petani miskin," tuturnya.
Lebih lanjut, terkait persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sehingga terjadinya kabut asap itu merupakan masalah serisu yang harus cepat diselesaikan.
"Ada dua pendekatan yang kita lakukan pendekatan bagaimana ini dulu jangka panjang yang disampaikan saat bagi perusahaan-perusahaan yang dengan sengaja membakar hanya untuk memudahkan dan menghindari renkliling saja, maka kita rekomendasikan agar izinnya di cabut," tegasnya.
Untuk itu Edi meminta dukungan nantinya selama 5 tahun kedepan tidak ada lagi konflik lahan lagi di tengah-tengah rakyat serta dapat mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia, ekonomi Indonesia yang merdeka.
"Merdeka negara kita selama-lamanya maka saya yakin dan percaya semua yang terbaik buat kita semua," pungkasnya.(afm)
Kanwil Kemenkum Jambi Turun Tangan Dorong Desa Tangkit Baru Jadi Destinasi IG Tourism
Geger Simpang Siur Lahan, Benarkah Anggaran Rp12 M Bengkak Jadi Rp15 M? Ini Fakta Mengejutkannya!
Wacana Perbaikan Jalan Padang Lamo Terus Dikawal, Terbaru PUTR Jambi Kembali Bahas Bersama BPJN
8 Pekerja di-PHK Sepihak, Ratusan Karyawan Star Rubber Gelar Aksi Mogok Kerja
Ratusan Massa Aliansi Petani Geruduk Kantor DPRD Provinsi Jambi Tolak RUU Pertanahan
Perkuat Capaian RB dan SAKIP, Kanwil Kemenkum Jambi Gelar Rapat Pengelolaan Kinerja B06

