JAMBERITA.COM- Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Sutan Adil Hendra (SAH) mengingatkan kemajuan teknologi memiliki dampak positif dan negatif. Termasuk dalam hal ini industrialisasi 4.0 jika tanpa diimbangi kompetensi tenaga kerja justru berpotensi menambah angka pengangguran.
Dalam rangka meningkatkan kompetensi ini, SAH mengatakan 6 juta sampai 29 juta orang Indonesia harus kembali mengikuti pelatihan untuk jenis pekerjaan yang baru. Untuk itu, SAH berharap 305 Balai Latihan Kerja (BLK) menyikapi persoalan di atas dengan baik.
"Kompetensi pekerja perlu ditingkatkan dengan program triple skilling, yakni skilling, re-skilling, dan up-skilling," ujar SAH ketika memberi paparan dalam Diskusi Ketenagakerjaan di Jakarta (2/11) kemarin.
Demi mewujudkan hal ini SAH berharap BLK bisa menjadi garda terdepan dalam membangun SDM di masa mendatang, khususnya dalam menghindari atau mengurangi dampak negatif industrialisasi 4.0.
"Kuncinya bagaimana kita membaca dampak dari perubahan tersebut, serta memetakan dampak dari era industrialisasi 4.0 yang sekarang terjadi," ungkapnya.
Namun SAH menambahkan BLK sendiri tentu tidak bisa dibiarkan sendiri dalam mencetak SDM yang andal dalam era industrialisasi 4.0. Dunia pendidikan dan industri juga harus digandeng.
Karena menurutnya, persoalan klasik dari bangsa ini adalah gap antara pendidikan dan industri. Selama ini, kalangan industri berkeluh kesah seorang sarjana tidak bisa siap kerja karena tidak sesuai dengan kebutuhan industri atau pasar. Perubahan di dunia pendidikan juga dibutuhkan.
"Dunia kampus atau sekolah juga harus digandeng Kemenaker untuk menghadapi tantangan sekaligus peluang era industrialisasi 4.0," tandasnya.(*/sm)
SAH Tegaskan Presiden Prabowo Selamatkan SDA Indonesia dari Penguasaan Segelintir Oligarki
SAH Ajak Kader Gerindra Kawal Program Prabowo agar Manfaatnya Dirasakan Rakyat
SAH Tegaskan Dukungan HKTI Untuk Program Presiden Bangun Ekonomi Pedesaan dan Sejahterakan Petani
Ngopi Bareng Awak Media, Danrem 042/Gapu Perkenalkan Calon Kapenrem Baru
Berantas Illegal Drilling, Ratusan Lubang Minyak Ditutup Tim Gabungan di Jambi
Kasrem 042/Gapu: Pendidikan Karakter Merupakan Bagian Penting Dalam Pembangunan Jati Diri Bangsa
BPJS Kesehatan Sebut Dua Rumah Sakit di Jambi Kena Teguran hingga Pengembalian Kerugian Klaim


