JAMBERITA.COM - Kota Jambi sepertinya menjadi tempat perebutan suara pada perhelatan Pilgub Jambi 2020 mendatang. Dengan jumlah pemilihan sekitar 423 ribuan, bisa meraup suara suara di wilayah ini akan menjadi keuntungan besar bagi cagub.
Apalagi dengan kondisi masyarakat Kota Jambi yang lebih heterogen. Ini memungkinkan semua cagub akan mengincar basis Walikota Jambi Syarif Fasha untuk mendulang suara. Karena itu, perang di Kota Jambi akan menjadi pertarungan sengit.
Kesiapan perang masing-masing cagub terlihat dari pasangan yang diincar. Al Haris misalnya mulai menggandeng Abdullah Sani jadi wakil. Sani dianggap bisa mendulang suara Kota jambi karena pernah maju di Pilwako. Begitu juga dengan Cek Endra.
Bahkan, setiap minggu Bupati Sarolangun ini melakukan subuh keliling di Kota Jambi untuk meraih suara kota. Bahkan nama Sukandar sudah dibidik menjadi calon wakil. Sukandar yang merupakan tokoh Jawa diharapkan bisa memecah suara warga Jawa khususnya di Kota Jambi.
Menanggapi hal ini, Sy Fasha sendiri selaku kandidat yang berasal dari Kota Jambi mengatakan dirinya percaya masyarakat Kota Jambi akan melihat hasil pembangunan selama ini. Apalagi dirinya merupakan calon dari Kota Jambi.
"Insya Allah masyarakat Kota Jambi akan bersama kita. Masa iya ada kepala daerahnya yang maju tetapi mendukung calon yang lain. Itu juga sudah dibuktikan dengan apa saja pembangunan yang sudah dilakukan selama ini," katanya.
Ia optimis bisa meraih suara terbesar di Kota Jambi. Ia pun siap perang di Kota jambi. “Masyarakat Jambi itu sudah cerdas,” katanya. (am)
Pengurus Golkar Batanghari Sebut Yunninta Asmara Laksana Nurul Arifin Di DPP Golkar
Ivan Wirata Ajak Cek Endra Temui Tokoh Bugis di Desa Tangkit Baru Muaro Jambi
Masih Temani Ibunda yang Sakit, Cek Endra Utus Tim Kembalikan Formulir ke Hanura
Siap Ikut Penjaringan di Golkar, Fasha: Saya Ini Dari Dulu Pengurus Golkar
Kembalikan Formulir di Hanura, Yusuf Sebut Fasha Cagub Idaman Milenial
Target Dukungan Parpol Sebanyak-Banyaknya, Fachrori: Untuk Calon Wakil Masih Rahasia


Pangkas Hambatan Investasi, Kemenkum Jambi Pastikan Aturan Baru di MPP Tak Tabrak Hukum



