JAMBERITA.COM- Pasca hebohnya dugaan virus Corona yang menyerang terhadap salah satu WNA guru di Kanaan Global School Kebon Handil Jambi akhirnya membuat Tim Pengawas Ketenagakerjaan melakukan inspeksi mendadak (Sidak).
Kepala Biro (Karo) Humas dan Protokoler Provinsi Jambi Johansyah mengatakan tm pengawas ketanagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Provinsi melaksanaan peninjauan tempat kerja pasien.
"Baru pengecekan status guru yang warga WNA ternyata diduga belum terdaftar izin bekerja di Jambi," ujarnya, Rabu (29/1/2020).
Menurut Johansyah, dari catatan Disnakertrans Provinsi Jambi bahwa jumlah WNA yang bekerja di Jambi ada 184 orang di 42 perusahaan sedangkan pasien yang kemarin itu diduga tidak termasuk."Itu yang mau diklarifikasi oleh tim Naker," tambahnya.
"Seharusnya pihak sekolah melaporkan guru WNA, bisa saja ketiga pengawasan yang dilakukan secara periodik pihak sekolah belum mendaftar/ melaporkan,"jelasnya.
Sekarang tim pengawas dari Nakertrans bersama pihak sekolah tengah melakukan pertemuan untuk meminta klarifikasi soal WNA tersebut.(afm)
Kejati Tetapkan Pejabat PUPR Jambi Jadi Tersangka Baru di Skandal Pelabuhan Ujung Jabung
SAH Minta Fraksi Gerindra Turun Bagikan Masker dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Sulap Limbah Bawang & Jagung, Mahasiswa UNJA Ciptakan Teh Antivirus hingga Jebol Pendanaan Menteri
SAH: Perlu Langkah Cepat, Pemerintah Harus Siaga Cegah Penularan Virus Corona
Polhut Tangkap Tangan 3 Pelaku Illegal Logging di Tanjabtim Jambi
Biro SDM Kementerian Verifikasi Anjab dan ABK Jafung Kanwil Kemenkum Jambi



