JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Sutan Adil Hendra (SAH) meminta pemerintah pro aktif menghimbau WNI untuk menghindari tempat dan kota asal virus, yakni Wuhan.
"Saya minta pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan dan Menteri Luar Negeri harus pro aktif untuk memberi larangan Warga Negara Indonesia berkunjung ke China, khususnya Wuhan, serta membatasi Warga atau Orang yang datang dari Cina ke Indonesia" ungkapnya.
Pernyataan ini disampaikan SAH ketika menghadiri Rapat Kerja Komisi IX DPR dengan Menteri Kesehatan Terawan Putranto di Gedung DPR RI Senayan Jakarta (3/2) kemarin.
Hal ini disampaikan SAH sebagai respon atas sikap pemerintah Indonesia yang belum membatasi kedatangan warga atau orang yang datang dari Cina. Pada tahap awal kita meminta pemerintah memasang thermal scanner di bandara - bandara Internasional, harapnya.
"Kita mendorong pemerintah memasang pemindai panas atau thermal scanner, untuk melihat anomali suhu tubuh penumpang yang datang di 19 bandara termasuk Bandara Soekarno-Hatta." imbuhnya.
Namun langkah pemerintah yang enggan membatasi kedatangan warga dari Cina ini menimbulkan pertanyaan dari Anggota DPR yang sukses dengan program beasiswa pendidikan tersebut. Menurutnya sudah banyak kritik atas sikap pemerintah tersebut, salah satunya dari Komisioner Ombudsman RI La Ode Ida meminta pemerintah mengeluarkan larangan sementara ke Indonesia bagi pekerja dan wisatawan Cina karena virus ini dikabarkan telah menyebar hingga ke Thailand dan Singapura.
"Pemerintah Indonesia memiliki kewajiban asasi untuk melindungi warganya dari bahaya kontaminasi dari virus yang kemungkinan dibawa oleh para pekerja atau para wisatawan Cina, ini sudah banyak disuarakan berbagai pihak, ombudsman salah satunya, jadi kita berharap pemerintah bisa pro aktif," tandas SAH.(*/sm)
SAH Minta Petani HKTI Harus Jadi Garda Terdepan Hadapi Karhutla
Iktibar SAH Tentang Perayaan Maulid Nabi, Momentum Memperkuat Cinta kepada Rasulullah SAW
SAH Imbau Warga Gunakan Masker dan Perbanyak Aktivitas di Dalam Ruangan Saat Kabut Asap
Kapolda Baru Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi Ternyata Putra Try Sutrisno, Ini Profil Lengkapnya
Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Muchlis As MH Dimutasi, Ini Penggantinya
Ikuti Musrembang di Kecamatan Danau Sipin, KFA Ingin Jaring Asmara, Apa Itu?
Ketua DPRD Jambi Sebut Pemerintah Pusat Siapkan 500 Sumur Bor & Tambahan Helikopter Water Bombing


