JAMBERITA.COM- Ketua DPD Partai Gerindra Sutan Adil Hendra (SAH) terlihat bijak dalam menanggapi pertanyaan awak media tentang penundaan Pilkada 2020.
Berbicara melalui WhatsApp, Bapak Beasiswa Jambi itu mengatakan secara pribadi dirinya mengapresiasi keputusan Komisi II DPR, KPU, Bawaslu dan Mendagri yang menunda semua tahapan Pilkada 2020.
"Saya pikir alasannya kuat karena kita sedang dilanda wabah Virus Corona yang sangat menular, sehingga Pilkada ditunda merupakan pilihan terbaik untuk saat ini," ungkapnya di sela - sela rapat virtual Komisi IX DPR RI di Jambi (2/4) kemarin.
Terkait Pilkada, Partai Gerindra sendiri menurut Anggota DPR RI ini telah memulai beberapa tahapan mengikuti tahapan KPU, seperti membuka pendaftaran dan penjaringan Bakal Calon Gubernur dan Bupati Batanghari, jelasnya.
Terakhir, SAH mengaku telah mengusulkan semua bakal calon ke DPP untuk direkomendasikan, karena menurutnya soal rekomendasi itu wewenang DPP untuk memutuskan.
"Untuk semua calon kepala daerah, khususnya Gubernur dan Wakil Gubernur ada 8 nama yang kita rekomendasi ke DPP, biar DPP yang menilai dan memutuskan," katanya.
Sehingga SAH mengatakan, semua calon masih berpeluang sama untuk didukung dan diusung sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur dari Gerindra, kita belum memutuskan apa - apa, tegasnya.
Namun SAH mengaku pihaknya sekarang baik itu di Komisi IX yang membidangi kesehatan maupun di Internal Gerindra mengaku lagi mempersiapkan berbagai langkah dan program dalam penanggulangan Virus Corona di Jambi.
"Saya pikir kita stop dulu bicara Pilkada kita fokus menangani Corona, ini selesai baru kita bicara Pilkada lagi," tandasnya.(*/sm)
SAH Kawal Percepatan Tol Betung–Tempino–Jambi, Wujud Dukungan PTPN I terhadap Program Prioritas Pres
Dukung Langkah Prabowo di BGN, SAH Tegaskan Uang Rakyat Harus Membangun SDM Bangsa
Ketua Gerindra Jambi Dukung Evaluasi BGN, SAH Tekankan Perbaikan Tata Kelola
Personil Polda Jambi Cek Penegakan SOP Pencegahan Covid-19 di Beberapa Pusat Perbelanjaan
ODP Turun Jadi 1.087, Tim Corona Siapkan Tes Kesehatan Untuk Santri Dari Jawa
Lakukan Rapat Online, Fachrori Akan Tambah Rumah Sakit Rujukan Corona
Geger Simpang Siur Lahan, Benarkah Anggaran Rp12 M Bengkak Jadi Rp15 M? Ini Fakta Mengejutkannya!

