JAMBERITA.COM- Puluhan wartawan kecewa, Rapat Koordinasi Penangan Covid-19 dilaksanakan secara tertutup, di gedung pola kantor bupati, Selasa (28/7/20).
PetroChina bersama tim gugus tugas Covid-19 Tanjab Barat. Rakor dilaksanakan buntut dari banyaknya Karyawan PetroChina yang terkonfirmasi posif kena virus Covid 19.
Rapat yang dipimpin langsung oleh sekda Tanjabbarat Agus Sanusi tersebut, tegas menolak kehadiran awak media.
Para rekan media terlihat ecewa karena selang berapa menit pimpinan rapat (red,sekda) mengatakan rapat dilaksanakan secara tertutup tidak bisa diliput langsung oleh awak media.
“Mohon maaf kepada rekan-rekan media untuk rapat ini dilaksanakan tertutup,nanti setela selesai rapat dipersilahkan konfirmasi," kata Sekda Tanjabbar, Agus Sanusi.
Hal ini menimbulkan protes dari para awak media. Karena dilarang melakukan liputan langsung terkait persoalan yang menyangkut kepentingan publik.
"Apa alasannya orang itu melarang kita masuk meliput langsung. Inikan sedikit aneh dan perlu dipertanyakan, dan wajar kita bertanya," ujar Mardan salah seorang jurnalis senior di Tanjabbar. (Henky)
Bupati Anwar Sadat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026 Fokus Percepatan Pembangunan
Bupati Tanjab Barat Rakor MBG Bersama Mendagri dan Kepala BGN
Tekankan Sinergi DPRD dan Pemkab, Rapat Paripurna Nota Pengantar Perubahan KUA-PPAS 2026 Mulus
Tidak Hanya Pegang Senjata, Jadi Guru juga Dilakoni TNI dalam Program TMMD
Ibu Andi, Bangga Menjadi Orang Tua Asuh Satgas TMMD Ke-108 Kodim Tanjab
Hingga Kemarin, Realiasi APBD Provinsi Jambi TA 2026 Baru 59,14%



