JAMBERITA.COM- Puluhan wartawan kecewa, Rapat Koordinasi Penangan Covid-19 dilaksanakan secara tertutup, di gedung pola kantor bupati, Selasa (28/7/20).
PetroChina bersama tim gugus tugas Covid-19 Tanjab Barat. Rakor dilaksanakan buntut dari banyaknya Karyawan PetroChina yang terkonfirmasi posif kena virus Covid 19.
Rapat yang dipimpin langsung oleh sekda Tanjabbarat Agus Sanusi tersebut, tegas menolak kehadiran awak media.
Para rekan media terlihat ecewa karena selang berapa menit pimpinan rapat (red,sekda) mengatakan rapat dilaksanakan secara tertutup tidak bisa diliput langsung oleh awak media.
“Mohon maaf kepada rekan-rekan media untuk rapat ini dilaksanakan tertutup,nanti setela selesai rapat dipersilahkan konfirmasi," kata Sekda Tanjabbar, Agus Sanusi.
Hal ini menimbulkan protes dari para awak media. Karena dilarang melakukan liputan langsung terkait persoalan yang menyangkut kepentingan publik.
"Apa alasannya orang itu melarang kita masuk meliput langsung. Inikan sedikit aneh dan perlu dipertanyakan, dan wajar kita bertanya," ujar Mardan salah seorang jurnalis senior di Tanjabbar. (Henky)
Pemkab Tanjab Barat Perkuat Komitmen, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Rapat Paripurna Ketiga DPRD Tanjab Barat Samakan Persepsi Legislatif - Eksekutif
Wabup Katamso Ajak Pemuda Berperan Aktif Sukseskan Pembangunan Daerah
Tidak Hanya Pegang Senjata, Jadi Guru juga Dilakoni TNI dalam Program TMMD
Ibu Andi, Bangga Menjadi Orang Tua Asuh Satgas TMMD Ke-108 Kodim Tanjab
Perkuat Capaian RB dan SAKIP, Kanwil Kemenkum Jambi Gelar Rapat Pengelolaan Kinerja B06

