JAMBERITA.COM- Grafik kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia ditanggapi secara prihatin oleh kalangan DPR, seperti yang disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan Sutan Adil Hendra (SAH) yang mendorong Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) segera turun tangan.
Penyebaran Covid 19 ini semakin memperihatinkan ketika Anggota Fraksi Partai Gerindra ini menemukan laporan mengenai mahalnya harga tes polymerase chain reaction atau PCR di sejumlah rumah sakit.
“Tes bagian upaya preventif untuk pencegahan Covid 19, dan ini sangat urgent bagi masyarakat, maka kita minta harganya jangan mahal, seharusnya Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional bisa segera merespon hal tersebut,” ungkap SAH dengan Jambi (11/9) kemarin.
Menurut SAH yang juga merupakan Bapak Beasiswa Jambi itu harga tes seharusnya memiliki patokan jelas yang ditentukan. SAH pun mendesak agar harga tes ini tidak membebani masyarakat.
“Kita minta pemerintah untuk menyamakan perbedaan harga-harga PCR dengan patokan harga, sesuai wilayah, sehingga masyarakat yang akan melakukan tes PCR juga tidak terbebani secara berlebihan,”ujarnya.
Sebelumnya, Satgas Penanganan COVID-19 mengungkap ada rumah sakit yang mematok harga tes PCR atau tes swab hingga Rp 2,5 juta. Padahal harga sekali pemeriksaan spesimen tidak lebih dari Rp 500 ribu.(*/sm)
Dukung Langkah Prabowo di BGN, SAH Tegaskan Uang Rakyat Harus Membangun SDM Bangsa
Ketua Gerindra Jambi Dukung Evaluasi BGN, SAH Tekankan Perbaikan Tata Kelola
Fachrori Ajak Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Dan Tingkatkan Ibadah
Nama Sekda Diajukan ke Presiden, Ketua DPRD: Jangan Ditegur Lagi Karena Serapan Anggaran Terjelek
Bocah 5 Tahun Dinyatakan Positif Covid, Setelah Melakukan Perjalanan Dari Palembang
