JAMBERITA.COM- Calon wakil gubernur Jambi, Syafril Nursal lebih teliti menyampaikan visi misi dalam debat publik yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Swis-Bellhotel, Sabtu (21/11). Sehingga visi misi yang disampaikan lebih subtantif dibandingkan dengan dua kandidat lainnya yakni Ratu Munawaroh dan Abdullah Sani.
Ini dilakukan Safril Nursal karena visi misi yang disampaikannya akan dipertanggung jawabkan. Menurutnya, visi misi itu akan menjadi dokumen pemerintah yang tidak boleh berubah.
“Mohon maaf saya sengaja membaca menggunakan teks karena ini akan menjadi dokumen pemerintah yang tidak boleh berubah,” kata Safril Nursal diakhir penyampian visi misi calon wakil gubernur pada segmen pertama.
Alasan mantan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) ini cukup logis mengingat visi misi yang disampaikan tanpa tesk akan menjadi tidak terarah. Sehingga apa yang disampaikan menjadi tidak bisa dipertanggung jawabkan jika terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Jambi.
“Jangan lain pagi lain sore, lain sore lain pagi. Makanya saya sengaja membacanya supaya menjadi dokumen pemerintah,” tukasnya.
Menembus Keterbatasan, Merawat Integritas: Kisah Inspiratif Prof. Zarkasi Raih Puncak Akademik UNJA
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!
Menkomdigi tegaskan LKBN ANTARA jadi garda terdepan jaga fakta & integritas informasi di era digital
Netizen Puji Penampilan Ratu, Tamatan Aliyah, Wawasannya Taklukkan Cawagub Berpendidikan S2
Syafril Nursal Ingin Perluas Pasar untuk Produk Unggulan Jambi
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!



