JAMBERITA.COM - Walikota Jambi Syarif Fasha menghadiri pecobaan penggunaan tempat pembuangan akhir sampah (TPA) yang baru dengan sistem Sanitary Landfill bantuan KFW Jerman, Selasa (1/12/2020).
Dalam kesempatan tersebut Fasha memasak telur menggunakan gas hasil dari pengolahan sampah. Dirinya menjelaskan bahwa sitem Sanitary Landfill ini nantinya akan mengolah sampah menjadi komposter dan gas.
"Hasil pengolahannya menjadi komposter dan gas. Komposternya sendiri nanti bisa kita produksi kita dijual. Hari ini dibagikan gas kepada 50 rumah tangga, untuk sementara ini gratis," kata Fasha.
Dirinya menjelaskan bahwa gas hasil olahan sampah ini telah dibagikan di wilayah Talang Banjar. Sehingga warga yang telah mendapatkan bantuan gas ini, tidak perlu legi membeli tabung gas 3 kilogram.
"Tidak perlu lagi listrik, tidak perlu lagi gas. Nanti untuk listrik kita uapaykan juga untuk bisa satu gedung ini," ujarnya.
Untuk diketahui setiap harinya, masyarakat Kota Jambi menghasilkan lebih kurang 650 kubik sampah atau sekitar 500 ton sampah perhari. Sedangkan untuk TPA sendiri sudah hampir memasuki ambang batas.(sap)
Ulang Tahun ke-13, OMDC Rayakan Perjalanan Mengubah Wajah Klinik Gigi di Indonesia
Bangga! Gubernur Al Haris Jamu Dua Paskibraka Nasional Asal Jambi di Rumah Dinas
UIN STS Jambi Wisuda 673 Lulusan, Target 40 Guru Besar dan Perkuat Tradisi Akademik
Pasien Covid-19 Jangan Panik dan Stres, Pakar Sebut Alasannya
Wagub Ajak Perkuat Adat : Waspadai Geng Motor, Narkotika, serta Intoleransi di Muaro Jambi



