JAMBERITA.COM - Debat putaran ketiga Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi dimulai dengan diawali kata sambutan Ketua KPU Provinsi Jambi Subhan, Sabtu (5/12/2020) malam.
Subhan menyampaikan debat terbuka ini merupakan rangkaian kegiatan dari demokarasi bagaimana para calon untuk memberikan solusi bagi masyarakat yang dihadapi terlebih saat ini.
"Terutama, pandemik Covid-19 yang berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat kita," paparnya.
Kemudian Subhan juga mengayakan depat terbuka malam hari ini adalah debat yang terakhir, sebab semua proses rangkaian dan tahapan kegiatan kampanye yang sudah di mulai dari tanggal 26 September yang lalu yaitu selama 71 hari.
"Mulai besok hari tanggal 6 7 dan 8 kita memasuki masa tenang, untuk itu kami menghimbau pada pasangan calon tim Pasangan calon mulai pukul 24 malam ini agar dapat menurunkan dan membersihkan semua alat peraga kampanye masing-masing," terangnya.
Disamping itu juga pihaknya juga berharap agar pasangan calon tidak lagi melakukan kegiatan-kegiatan kampanye, baik kampanye tatap muka maupun pertemuan terbatas dan pada seluruh media cetak dan elektronik serta media online tidak lagi menayangkan iklan di masa tenang.
"Kampanye di luar jadwal itu sangsinya cukup berat ini diatur secara tegas di dalam undang-undang Nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan kepala daerah pasal 17 ayat 1 bahwa sanksi nya adalah pidana bagi orang perorangan kemudian bagi Pasangan calon yang melanggar kampanye di luar jadwal itu tidak hanya pidana tetapi juga bisa pembatalan sebagai Pasangan calon atau diskualifikasi," tegasnya.
Untuk itu Subhan mengaku berkewajiban mengingatkan kepada semua agar sama-sama menertibkan diri kemudian mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di mana saja berada menjelang hari pemungutan dan perhitungan suara.
"Ini kompetisi itu sudah sama-sama kita rasakan mulai meninggi, untuk itu saya berharap agar semua pasangan calon, pendukung sama-sama menahan diri dan menerbitkan diri," jelasnya.
Pasalnya, pelaksanaan pemilihan yang tertib itu bisa menjadi center of excellent bisa menjadi pilot project bisa menjadi contoh dan tauladan dalam proses berdemokrasi bagi daerah-daerah lain khususnya dalam pemilihan serentak tahun 2020 ini.
"Kemudian setinggi apapun kompetisi yang kita laksanakan pada pemilihan serentak tahun 2020 ini kepentingan semuanya, bagaimana kita melahirkan suatu kepemimpinan legitimate melalui proses pemilihan yang demokratis," ujarnya.
Setelah terpilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur adalah pimpinan semua, pimpinan salah satu tim kampanye saja di akhir kompetisi ini tentu ada yang terpilih yang terpilih adalah pimpinan ksemua yang menang adalah rakyat Jambi.
"Kemudian kami juga mengingatkan agar dapat mengajak seluruh masyarakat mulai dari lingkungan kita untuk datang ke TPS tanggal 9 Desember yang akan datang," tegasnya.(afm)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Update 5 Desember 2020 Covid-19 Provinsi Jambi Pecah Rekor 113 Pasien
HMI Cabang Jambi Pasang Baliho Habib Rizieq di Depan Sekretariat: HMI Bersama Ulama
Gowes Kapolda Pantau Situasi Kamtibmas di Kota hingga ke Muaro Jambi


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



