Anak Usia 5-12 Rentan Stres Saat Pandemi, Ini Tips Mencegahnya



Minggu, 20 Desember 2020 - 22:24:18 WIB



JAMBERITA.COM- Tidak hanya orang tua yang gampang stres saat pandemi Corona. Anak-anak juga bisa mengalaminya. Terutama anak usia 5 hingga 12 tahun, yang biasa bersosialisasi dengan teman-teman di sekolah. Selama pandemi COVID-19, aktivitas mereka terbatas hanya di rumah, belajar online dan bermain pun tak boleh keluar.

 Wajar kalau mereka cepat bosan saat harus mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Seperti diceritakan Bunga Zainal, putra sulungnya yang berusia 10 tahun sempat syok di awal pandemi COVID-19 karena tak bisa ke sekolah.

Nah, kalau Bunda ingin tahu cara tepat mendampingi anak usia 5 hingga 12 tahun belajar, pemerhati pendidikan anak, Damar Wijayanti, SIP., Dipl. Edu. Montessori, memberikan saran ini seperti kami kutip dari hai bunda.com.

Dikatakan pemerhati pendidikan anak, Damar Wijayanti, SIP., Dipl. Edu. Montessori, perkembangan anak dikelompokkan sesuai usia. Nah, putra sulung Bunga Zainal masuk dalam kelompok developmental plan kedua, yakni usia 5 hingga 12 tahun.

Damar menjelaskan, karakteristik pembelajaran anak usia ini beda dengan anak usia 1 sampai 5 tahun, yang banyak eksplorasi lingkungan, semua benda di sekitar mau dipegang. Ketertarikan anak usia 5 - 12 tahun bukan pada lingkungan fisik, tapi justru pada orang-orang yang berada di lingkungan tersebut.

"Jadi, anak-anak di situasi ini memang sedikit stres, nggak seperti biasanya, nggak bisa ketemu teman-temannya," kata Damar, yang juga hadir dalam acara virtual tersebut.

Tapi menurutnya, Bunda juga harus yakin kalau anak-anak sangat mudah beradaptasi, dengan catatan mendapat dukungan dari orang tua. Supaya Bunda dan Ayah bisa memberi support yang tepat, yuk kenali empat karakteristik pembelajaran anak usia 5 hingga 12 tahun berikut:

  1. Kecepatan belajar melambat dibanding usia 1 - 5 tahun. Mungkin sebelum usia ini anak cepat menangkap sesuatu, diajarkan sesuatu langsung bisa, di usia ini kecepatannya melambat.

"Jadi, agak sabar saat mengajarinya," ucap Damar.

  1. Belajar bisa lebih tenang, duduk dengan tenang. Anak usia 5 - 12 tahun masih bisa kita ajak tenang saat belajar online.
  2. Kebutuhan untuk mengulang sesuatu sudah menurun. Kalau anak usia 1 - 5 tahun, tanpa kita suruh, dia akan mengulang-ulang sesuatu. Seperti tidak bosan baca buku berulang-ulang.

Tapi kalau usia 5 - 12 tahun, kebutuhan untuk mengulang sudah berkurang, tapi kebutuhan untuk variasi makin tinggi. Wajar kalau mereka cepat bosan dengan satu pelajaran kalau tidak memberikan variasi. Misal, mereka mengerjakan soal tema yang sama setiap hari.

  1. Anak 5 - 12 tahun suka mempelajari hal yang baru dan suka memberikan kritik tentang sesuatu yang baru dipelajari.(*/sm)

 





Artikel Rekomendasi