JAMBERITA.COM- Tidak hanya orang tua yang gampang stres saat pandemi Corona. Anak-anak juga bisa mengalaminya. Terutama anak usia 5 hingga 12 tahun, yang biasa bersosialisasi dengan teman-teman di sekolah. Selama pandemi COVID-19, aktivitas mereka terbatas hanya di rumah, belajar online dan bermain pun tak boleh keluar.
Wajar kalau mereka cepat bosan saat harus mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Seperti diceritakan Bunga Zainal, putra sulungnya yang berusia 10 tahun sempat syok di awal pandemi COVID-19 karena tak bisa ke sekolah.
Nah, kalau Bunda ingin tahu cara tepat mendampingi anak usia 5 hingga 12 tahun belajar, pemerhati pendidikan anak, Damar Wijayanti, SIP., Dipl. Edu. Montessori, memberikan saran ini seperti kami kutip dari hai bunda.com.
Dikatakan pemerhati pendidikan anak, Damar Wijayanti, SIP., Dipl. Edu. Montessori, perkembangan anak dikelompokkan sesuai usia. Nah, putra sulung Bunga Zainal masuk dalam kelompok developmental plan kedua, yakni usia 5 hingga 12 tahun.
Damar menjelaskan, karakteristik pembelajaran anak usia ini beda dengan anak usia 1 sampai 5 tahun, yang banyak eksplorasi lingkungan, semua benda di sekitar mau dipegang. Ketertarikan anak usia 5 - 12 tahun bukan pada lingkungan fisik, tapi justru pada orang-orang yang berada di lingkungan tersebut.
"Jadi, anak-anak di situasi ini memang sedikit stres, nggak seperti biasanya, nggak bisa ketemu teman-temannya," kata Damar, yang juga hadir dalam acara virtual tersebut.
Tapi menurutnya, Bunda juga harus yakin kalau anak-anak sangat mudah beradaptasi, dengan catatan mendapat dukungan dari orang tua. Supaya Bunda dan Ayah bisa memberi support yang tepat, yuk kenali empat karakteristik pembelajaran anak usia 5 hingga 12 tahun berikut:
"Jadi, agak sabar saat mengajarinya," ucap Damar.
Tapi kalau usia 5 - 12 tahun, kebutuhan untuk mengulang sudah berkurang, tapi kebutuhan untuk variasi makin tinggi. Wajar kalau mereka cepat bosan dengan satu pelajaran kalau tidak memberikan variasi. Misal, mereka mengerjakan soal tema yang sama setiap hari.
Pelantikan HKTI Jambi, Wamentan Sudaryono Ceritakan Kedekatan Sutan Adil Hendra dengan Presiden Prab
Komnas HAM Bakal Temui Gubernur Al Haris Bawa Daftar Dugaan Pelanggaran HAM di Jambi, Ini Jadwalnya
Perkuat Hak Kelompok Rentan, Kanwil Kemenkum Jambi Gelar Sinkronisasi Kebijakan Disabilitas & Lansia
Ini Tanda yang Tidak Disadari saat Seseorang Menderita Covid-19
TPD Unsur Masyarakat DKPP RI Ini Sebut Jambi Sedikit Laporan Karena Toleransi Tinggi


Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang



