Giliran Polres Bungo Giring Keluar Empat Alat Berat dari Lokasi PETI



Sabtu, 06 Februari 2021 - 10:03:54 WIB



JAMBERITA.COM - Setelah 13 unit alat Berat Excavator di Desa Lubuk Bedorong Kecamatan Limun, Kab Sarolangun Jambi digiring Tim gabungan Polda Jambi keluar dari lokasi.

Kali ini giliran 4 unit alat berat di wilayah Desa Batu Kerbau Kecamatan Pelepat, Kab Bungo yang beroperasi melakukan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) juga di giring keluar oleh Polres Bungo.

"Untuk di wilayah Desa Batu Kerbau Kec. Pelepat, Rabu (3/2/2021) kemarin juga sudah dilakukan pengiringan alat berat untuk berhenti beroperasi serta keluar dari lokasi PETI sekira pukul 14.15 WIB di Areal PT. Prima Mas Lestari (PML) oleh pemilik," kata Kapolres Bungo AKBP M Luthfi, Sabtu (6/2/2021).

Kegiatan itu dipimpin langsung Kapolres Bungo AKBP. M Lutfi, Kasubdit Ekonomi Ditintelkam Polda Jambi AKBP Andi M. Ichsan, dan Dandim 0416 Bute Letkol. Inf. Widi A. Rahman serta dihadiri oleh Bupati Bungo yang diwakili oleh Kabid Pelestarian SDA DLH Kab. Bungo sdr. Alfin.

Ketua Lembaga Adat Desa Batu Kerbau Hairul dan Tokoh Masyarakat (Tokoh) Yusri dan masyarakat Desa Batu Kerbau dan para pemilik Alat berat juga turut dihadirkan.

"Alat Berat yang dikeluarkan dari Lokasi PETI sebanyak 4 (empat) unit, dari yang semula jumlah alat yang beraktivitas PETI diwilayah Desa Batu Kerbau sebanyak 11 (sebelas) unit dan 7 alat berat sudah keluar dari lokasi dikarenakan pemilik alat berat dari Kab. Merangin," ungkapnya.

Pengeluaran Alat Berat yang beraktivitas PETI diwilayah Desa Batu Kerbau Kec. Pelepat Kab. Bungo berdasarkan hasil kesepakatan Rapat mediasi antara Kasubdit Ekonomi Ditintelkam Polda Jambi dengan para pemilik Alat berat yang dilaksanakan pada Senin, 01 Februari 2021 waktu lalu.

"Yang mana alat berat yang dikeluarkan sebanyak 4 (Empat) unit dari 11 (sebelas) Unit, 7 (unit) lainnya telah keluar melalui Jalur Desa Muaro Kibul dikarenakan alat tersebut milik warga Desa Muara Kibul Kec. Tabir Kab. Merangin," pungkasnya.(*/afm)

 




Artikel Rekomendasi