JAMBERITA.COM - Jalan penghubung antar dua desa yang dibangun dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110 Kodim 0415/Batanghari bisa meminimalisir kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dijelaskan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Muaro Jambi, Yultasmi ST MT, setiap tahun di kasawan Desa Sungai Terap, Kecamatan Kumpe Ulu ini rawan karhutla dan susah untuk dipadamkan.
"Ya, kawasan ini rawat karhutla dan susah dipadamkan. Biasanya lewat udara memadamkannya. Nantinya jadi akses darat pun bisa dilalui untuk memadamkan api karhutla," tuturnya, Sabtu (13/2/2021).
Menurut Yultasmi, sebelumnya di kawasan Sungai Terap ini banyak lahan yang kosong dan tidak digarap oleh masyarakat sekitar.
Namun, saat jalan penghubung Desa Sungai Terap menuju Desa Sungai Gelam selesai, diharapkan lahan yang kosong itu bisa digarap. Sehingga peran serta masyarakat ketika terjadi karhutla bisa dilibatkan.
"Jalan ini sangat berdampak besar bagi masyarakat dan karhutla. Jadi ketika karhutla peran serta masyarakat akan timbul karena ada kebutuhan lahan," harapnya.(*/sm)
Hadiri Rapat Paripurna, Bupati Tanjab Barat Sampaikan Komitmen Laporan Keuangan Daerah
Batik Air Resmi Mengudara di Muara Bungo, Gubernur Al Haris: Pemicu Ekonomi Wilayah Barat
Kabel PLN 50 Meter di Muaro Jambi Digondol Maling, Warga Resah Puluhan Rumah Padam Total
Taklukkan Lahan Gambut untuk Jalur Alat Berat, Satgas TMMD Bariskan Pohon Kelapa
Tak Punya Kolam Rawa, Al Haris: Manfaatkan Lingkungan Rumah dengan Bioflok
Polres Muaro Jambi Dirikan Pos Tangguh Siginjai, Kapolres : Mari Cegah Penyebaran Covid-19
Lima Peserta Tuntaskan Program Pemagangan Nasional Angkatan 3 di Kanwil Kemenkum Jambi


