Pengakuan Korban SR, Tergiur Putaran Uang Besar Ternyata Buntung



Senin, 15 Februari 2021 - 13:39:38 WIB



Ilustrasi
Ilustrasi Istimewa

JAMBERITA.COM - Share Results atau SR alias bagi hasil merupakan aplikasi penghasil uang yang diminati karena menghasilkan uang dengan cepat.

Namun aplikasi mendadak menghilang dan diduga menipu banyak orang bahkan sudah lebih dari 1 juta orang.

Menurut sumber jamberita.com yang juga sekaligus salah member SR menjadi korban mengatakan, aplikasi ini awalnya mulai Booming pada akhir Desember 2020 lalu.

Dimana sistem kerja sangat gampang.

Hanya bergabung melalui kode referal undangan. Kemudian, mendaftar dan melakukan Top Up (Daftar) bervariasi mulai dari Rp600 ribu, Rp1,2 juta, Rp3 juta, Rp9 juta, Rp18 juta dan Rp50 juta.

"Setelah itu, kerjanya hanya like dan follow dalam platform yang dianggap telah bekerja sama dengan SR yakni mulai dari Instagram, Facebook, Tiktok dan Youtube setiap hari sesuai tugas yang diberikan. Aplikasi ini, menjanjikan uang kembali dalam 20 hari masa kerja," katanya, Senin (15/2/2021).

Menurut Sumber Jamberita.com yang merupakan warga jambi, dirinya mulai tergiur dengan sistem ini pada awal Januari 2021.

"Saya sudah sempat narik uang sekitar Rp5 juta, karena tergiur dengan Iming-iming dengan uang lebih besar, sehingga meng-upgrade akun sebelumnya dari Rp3 Juta menjadi Rp9 juta, bearti saya rugi Rp3 juta karena ada Casback Rp1 juta," jelasnya.

Sementara dalam penjelasan dalam profil SR ini mengaku pihaknya merupakan platform layanan iklan aliansi interaktif yang diluncurkan oleh Interpublic Group (PG) Amerika Serikat khusus untuk perusahaan pihak ketiga seperti e-commerce online, software SOSial, dan platform video pendek di pasar Indonesia. IPG adalah solusi pemasaran Penyedia global.

Perusahaan SR memiliki 50.500 karyawan di pasar utama di seluruh dunia, yang mengkhuSuskan diri dalam periklanan, pemasaran digital, perencanaan komunikasi, media, hubungan masyarakat, dan pemasaran profesional; setiap peserta unik, dan hasrat, perilaku, serta motivasi mereka disusun dengan cermat Pengaturan.

Kami menerjemahkan berbagai poin data ini ke dalam pemahaman manusia dan menciptakan pemasaran yang lebih relevan dan efektif. Saat ini, IPG memiliki lebih dari 90 departemen operasi, memiliki jaringan di semua pasar di seluruh dunia, dan dapat beroperasi di satu wilayah atau menyediakan solusi perencanaan terintegrasi global.

Pada tahun 2018, kami memperoleh investasi modal ventura putaran B GOOGLE sebesar $ 30 juta, dan bernasil menyelesalkan transtormasi strategis serta pengawasan keuangan dan aturan operasi manajemen. Pada saat yang sama, perusahaan kami merupakan agen pemasaran angkatan pertama di platformMedia sosial, BagiKan Hasil tu juan utamanya adalah membantu pedagang di platform ini
menyelesaikan arus lalu lintas, dan membina selebritas Internet, Setiap kalli platform membantu pedagang menambahkan tugas suka dan ikuti, platform akan menagih pedagang atau selebritas internet.

Pada saat itu, platform akan memberikan 90 persen dari biaya untuk memberi penghargaan kepada anggota yang menyelesaikan tugas.

Inilah profil yang terdapat di aplikasi SR, sehingga banyak orang yang tertipu dengan skema fonzi yakni modus investasi palsu yang membayarkan keuntungan kepada investor dari uang mereka sendiri atau uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya, bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau organisasi yang menjalankan operasi ini.

Skema Ponzi biasanya membujuk investor baru dengan menawarkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan investasi lain, dalam jangka pendek dengan tingkat pengembalian yang terlalu tinggi atau luar biasa konsisten. Kelangsungan dari pengembalian yang tinggi tersebut membutuhkan aliran yang terus meningkat dari uang yang didapat dari investor baru untuk menjaga skema ini terus berjalan.(afm)





Artikel Rekomendasi