JAMBERITA.COM- Setiap harinya, Satgas TMMD ke 110 Kodim 0415/Batanghari di Desa Sungai Terap, harus melalui jembatan yang tak layak dipakai.
Pasalnya, jembatan yang panjang kurang lebih 1 Kilometer dan lebar 1 meter itu terbuat dari papan. Saat ini, jembatan tersebut sedikit bergeser sehingga mengalami kemiringan.
Parahnya, papan jembatan itu sudah ada yang lepas dan lapuk sehingga paku yang masih menempel di pondasi terlihat.
Seperti yang dialamai Danramil 0415-06/Pijoan, Kapten Inf Rilman, saat hendak mengecek kesehatan, dengan bidan Desa Sungai Terap.
Tampak Babinsa Serda Sondriadi yang mengendrai motor berboncengan dengan Kapten Inf Rilman, melaju perlahan dan berhati-hati melewati jembatan itu.
Di ujung jembatan, kepada awak media, Kapten Inf Rilman, menyebutkan, jembatan ini selalu digunakan masyarakat sekitar dan Satgas TMMD dalam bekerja membuka jalan tranportasi penghubung dua desa.
"Ini jembatan sudah bertahun-tahun. Kita kalau menalnsir minyak pun juga lewat sini. Harus berhati-hati," ucapnya, Rabu (17/2/2021).
"Jika jalan penghubung dua desa sudah selesai, masyarakat tak perlu lagi khawatir lewat jembatan itu. Sudah ada jalan baru," harapnya.(*/sm)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Dukung Program TMMD, Bhabinkabtimas Datangi Lokasi TMMD di Sungai Terap


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



