JAMBERITA.COM - Pemerintah Kota Jambi telah memulai proses belajar tatap muka di masa pandemi Covid-19 pada hari Senin (1/3/2021) kemarin.
Dalam proses belajar tatap muka tersebut, Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan bahwa seluruh guru diharuskan untuk mengikuti uji swab.
Ia menyebutkan bahwa dari empat ribu guru di Kota Jambi, baru seribu guru yang telah mengikuti uji swab.
"Empat ribu tenaga pendidik akan di swab. Sekarang baru seribu," ujarnya. Senin, (1/3/2021).
Fasha mengatakan bahwa selama masa swab test para guru, tidak ada penutupan sekolah. Namun jika guru terkonfirmasi positif Covid-19, maka akan ada kebijakan.
"Ada yang positif maka akan kita lakukan WFH dan lain sebagainya," kata Fasha.
Karena menurutnya, saat ini untuk uji swab sendiri di Kota Jambi tidak memakan waktu yang lama. Jadi saat ada guru yang terkonfirmasi positif Covid-19, bisa segera di tangani.
Kita ndak nunggu lama. Hari ini di-swab test, malamnya sudah tahu hasilnya. Bukan model dahulu lagi, berminggu-minggu ya, "sebutnya. (sap)
Kapolda Jambi Sopiri Ketua DPRD dan Kepala BPBD Pantau Kesiapan Cegah Karhutla
Gandeng Disnakertrans, Kopi Juaro Jambi Genjot Keahlian Calon Barista
Mengabdi Bagi Masyarakat, SAH Lakukan Sosialisasi Tentang Obat dan Makanan
Baru Sebentar Sekolah Tatap Muka, Satu Pelajar SMA di Jambi Terpapar Covid-19
Anggota DPR RI Evita Nursanty Terpilih Sebagai Ketua Umum KBPPP


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



